Senin, 19 Maret 2018

1903197. Perbanyak Silatuhami dan Ngopi. Kurang Silaturahmi dan Ngopi terjadi Miskomunikasi .

Perbanyak Silatuhami dan Ngopi. Kurang Silaturahmi dan Ngopi terjadi Miskomunikasi

Setelah selesai Istighotsah dan Dzikir Akbar bersama Abuya  K.H Muhtadi Dimyati Cidahu (Syuriah Pengurus Besar PBNU) pada tanggal 16 Maret 2018, saya bersama Sie HAAK Paroki St. Odilia Citra Raya diundang memperdalam pesan Dari Abuya K.H. Muhtadi tersebut  di rumah Bapak Munir, Sekretaris Ansor Kabupaten Tangerang, bersama Anggota Banser dan Ansor. Hadir juga dalam pendalaman itu adalah Ustad Aspiyani, Wakil MUI Kecamatan Tigaraksa yang terpilih.  Istighotsah dan Dzikir akbar tersebut  mengambil tempat di Halaman Musholla di Perum Mustika Tigaraksa dan dihadiri ribuan umat muslim. Pesan  dari Abuya K.H. Muhtadi adalah kita harus menjaga NKRI dan Pancasila.

Dalam pendalaman tersebut, munculah satu ide untuk menjaga NKRI dan Pancasila dengan memperbanyak  silaturahmi dan ngopi  karena kurang silaturahmi dan ngopi akan terjadi miskomunikasi.

Perbincangan dalam suasana penuh keakraban ini membuat tidak terasa waktu sudah larut malam (sudah menunjuk pergantian hari).

Silaturahmi  berbuah Nilai-Nilai keutamaan, yaitu :

1. Silaturahmi membuat manusia saling mengenal satu sama lain serta kasih sayang dan kerjasama yang baik dapat terwujud.
2. Silaturahmi membangun persatuan dan kesatuan di dalam masyarakat sehingga  terwujudlah sikap  dialog dan saling pengertian.
3. Silaturahmi membuat berbagai persoalan dapat diselesaikan dengan rasa kasih sayang.
4. Dalam silaturahmi,  ide-ide yang baik demi kepentingan  bersama terlahirkan.
5. Silaturahmi  menambah wawasan  kebangsaan.

Semoga silaturahmi semakin menjadi habitus sehingga memperkuat kasih  sayang kepada sesama dan cinta tanah air. Persatuan membawa rahmat, tetapi perpecahan membawa kehancuran.

Kita Bhinneka, Kita Indonesia, Salam Persatuan

Dari Romo Felix Supranto, SS.CC

Tidak ada komentar:

Posting Komentar