Selasa, 30 Oktober 2018

1810312. Lakukanlah selagi bisa... (Sajaknya ibu sri mulyani-Menkeu)

Sajaknya ibu sri mulyani-Menkeu..

Pada kamu yang malam tadi 

berdebat dengan istri

Merasa lelah mendengar keluhannya yang tak henti

Membawa kesal itu dalam tidurmu, sehingga emosi belum reda pagi ini..
Berpelukanlah sebelum pamit berangkat kerja nanti.
Karena bisa jadi,

Inilah waktumu melihatnya terakhir kali..


Pada kamu yang akhir akhir ini merasa hidup berat sekali

Kelelahan mengurus rumah sendiri

tumpuk setrikaan tanpa henti

kepusingan mengatur tagihan yang datang bertubi

Lalu diam diam, kau kutuki 

karir suamimu yang tidak juga naik posisi...
Sambutlah ia ketika pulang nanti.
Katakan betapa bersyukurnya memiliki suami yang senantiasa bekerja keras dan menjaga kehalalan gaji.

Ucapkan terimakasih dengan tulus hati.


Kau tidak pernah tahu,
Bisa jadi untuk melakukannya esok itu

 kau tak lagi punya waktu..


Pada kamu yang hari ini merasa pusing mendengar berisiknya anak di rumah

Padahal sepulang dari kantor mata rasanya hanya ingin terpejam dan badan butuh rebah.  

Lalu diam diam, kau simpan itu menjadi emosi marah..

Tersenyumlah lebar buat mereka hari ini.

Saat hendak pergi,

 dan saat nanti pulang kembali.


Luangkan waktumu untuk menatap wajah mungil itu yang bercerita riang tentang hari harinya

Dengarkan intonasi suaranya.

Rekam baik baik binar matanya

 dan ekspresi mereka.

Karena sungguh bukan sebuah ketidakmungkinan,
Besok lusa tak ada lagi kesempatan..

**

Kebersamaan menahun

 seringkali membuat kita lebih mudah mendeteksi kekurangan

 daripada menemukan kebaikan.

Lebih lancar memberi kritik itu ini

 daripada memberi apresiasi.

Lebih cenderung mengeluh kekurangan

Dan lupa mensyukuri satu sama lain.

Padahal kita tidak pernah tahu kapan kebersamaan ini akan berhenti

Bisa jadi hari ini

Bisa jadi besok ini

Bisa jadi sebentar lagi.
Hargai setiap momen yang kita punya saat ini.

Minta maaf selagi mampu

Berterimakasih selagi masih ada waktu.

Bercandalah, berbincang, tertawa...,

selagi kesempatan masih ada.
Berpelukanlah dengannya
Selagi hangat tubuhnya 

 saat masih bisa dirasa.

**

Deep condolence untuk seluruh awak dan penumpang Lion Air JT610..

Yang diantaranya ada seorang Ayah, yang pagi kemarin baru saja pamit bekerja setelah menghabiskan weekendnya untuk mengunjungi anak istri yang tinggal di Jakarta. Melepas rindu setelah sepekan tak bertemu.

Ada juga seorang Ibu yang semalam masih bercanda dengan putri kesayangannya. Menemaninya tidur.  Lalu paginya berangkat untuk dinas luar kota. 

Bekerja.

Menjemput pahala.

Dan ada pula seorang lelaki yang baru menikah dua hari. 

Kemarin pagi 

 mengecup istrinya di bandara.

 Mesra.

 Sembari meminta doa. 

Sebelum terbang mencari nafkah pertamanya.  

***

Kita betul betul tak pernah tahu.

Bisa jadi salam yang kita berikan hari ini, adalah salam terakhir buat orang orang tercinta.

Lakukanlah selagi bisa....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar