Jumat Pekan Biasa XXVII, 09 Okt 2026.
*Mereka yang hidup dari iman akan diberkati bersama Abraham yang beriman.
*Beriman tanpa perbuatan adalah Teori agama.
*Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Galatia, menuliskan anak-anak Abraham
ialah mereka yang hidup dari iman.
Allah membenarkan orang-orang bukan Yahudi berkat iman.
"Oleh Abraham, segala bangsa akan diberkati."
Jadi mereka yang hidup dari iman akan diberkati
bersama-sama dengan Abraham yang beriman itu.
"Orang yang benar akan hidup berkat imannya."
"Barangsiapa melakukannya, akan hidup karenanya."
*Mereka yang hidup dari iman akan diberkati bersama Abraham yang beriman.
*Beriman tanpa perbuatan adalah Teori agama.
Beriman dan berbuat kebaikan adalah bukti orang beriman yaitu seperti Anak-anak Abraham.
*Ada 2 kisah nyata yang menarik.
*1. Alkisah seorang Ibu di Bekasi yang setiap Misa, duduk paling belakang dan tidak pernah komuni. Saat seorang umat tanya kenapa, jawabnya:
"Saya malu. Saya masih sering marah sama anak, masih ngomong kasar ke suami. Saya belum layak diberkati."
Ia hidup seperti di bawah kutuk dan berpikir berkat Tuhan harus dibeli dengan kesempurnaan.
Sampai suatu hari Ibu ini membaca hari ini: *"Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita."*
Yesus sudah ambil semua kutuk "kamu tidak layak" itu di kayu salib, supaya tidak perlu jadi sempurna dulu baru disayang/ diberkati.
Minggu depannya, ia maju komuni sambil menangis. Bukan karena ia sudah sempurna, tapi ia percaya dan beriman. Dan sejak itu, hidupnya pelan-pelan berubah, karena merasa dicintai.
*2. Alkisah ada seorang bapak OB, seorang ojek online di Jakarta yang ditipu teman Rp 50 juta. Habis semua uang & harapannya. Bapak OB cerita, "Saya tidak punya hukum Taurat untuk dibanggakan. Tidak pernah pelayanan, jarang ke gereja. Yang saya punya cuma iman kecil: Tuhan tidak akan tinggalkan anak saya kelaparan."
Bapak OB berdoa Rosario setiap hari di atas motornya. Enam bulan kemudian, tanpa ia cari, orang yang menipunya balik dan mulai mencicil. Pelanggannya tiba-tiba mulai banyak.
Bapak OB merasa, bukan karena ia taat aturan agama dengan sempurna, tapi karena ia seperti Abraham, *hidup dari iman*.
_"Karena Yesus sudah terkutuk di salib gantikan saya, saya sudah diberkati. Karena sudah diberkati, saya mau hidup benar."_
*Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Galatia, menuliskan anak-anak Abraham
ialah mereka yang hidup dari iman.
Allah membenarkan orang-orang bukan Yahudi berkat iman.
"Oleh Abraham, segala bangsa akan diberkati."
Jadi mereka yang hidup dari iman akan diberkati
bersama-sama dengan Abraham yang beriman itu.
"Orang yang benar akan hidup berkat imannya."
"Barangsiapa melakukannya, akan hidup karenanya."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar