Senin, 23 Maret 2026

2603242. Sejenak Bijak. Saat negeri dan hati sunyi sepi.

*Saat negeri sunyi sepi.
Mungkin negeri sedang Nyepi.
Mungkin rakyat sedang sembunyi.
Mungkin mereka lagi mengantri.





*Jika kata tidak dipercaya.
Hidup bisa terasa merana.
Sendirian menyimpan rasa duka.
Pikiran kosong walaupun di pesta.


*Jika hati berubah setia.
Semua janji tidak berguna.
Pandangan mata tidak bersua.
Gerakan tubuh terasa berbeda.

#

 

Minggu, 22 Maret 2026

2603222. Kisah Susana yang amat sangat cantik.

Senin, 23 Mar 2026.


Kecantikan selalu membawa pesona.
Kecantikan diharapkan membawa sukacita.
Kecantikan bisa membawa dukacita.
Kecantikan mengundang setiap mata.





*Fitnah itu kejam bisa membunuh orang tanpa senjata tajam karena fitnah dapat membunuh jiwa & tubuh. Fitnah/ tuduhan/ pernyataan palsu bisa merusak reputasi & merugikan serta merusak masa depan seseorang. Fitnah bisa berupa kata-kata/ tulisan/ tindakan yang membuat orang beropini buruk tentang seseorang yang benar.


*Alkisah Susana, isteri Yoyakim yang amat sangat cantik dan taat beribadah, karena orang tuanya (Hilkia) mendidik Susana dengan benar. Yoyakim itu pengusaha amat kaya dan terhormat serta dermawan di kotanya, maka orang-orang biasa berkumpul & makan pagi (sejenis dimsum) di rumahnya hingga menjelang tengah hari.

Yoyakim memiliki sebuah taman yang luas di sebelah rumahnya, dimana Susana yang amat sangat cantik sering berjalan-jalan dan mandi di kolam renang disitu.
Pada suatu sore hari saat cuaca panas, Susana disertai dua orang asistennya masuk dan berjalan-jalan di situ, Kata Susana kepada kedua asistennya,
"Ambilkanlah aku minyak dan body lotion, dan tutuplah pintu taman, supaya aku dapat mandi."

Setelah kedua asistennya itu keluar, turunlah kedua orang tua-tua yang bersembunyi di atas pohon sambil mengintip Susana (setiap hari mereka mengintip maka timbullah nafsu birahi kedua orang tua-tua itu kepada Susana), lalu segera menyapa Susana, katanya,
"Pintu-pintu taman sudah tertutup
dan tidak ada seorangpun melihat kita. Kami sangat birahi kepadamu.
Tidurlah bersama-sama kami.
Kalau engkau tidak mau, pasti kami akan bersaksi terhadapmu, bahwa seorang pemuda kedapatan padamu, sehingga kedua asisten itu kausuruh pergi."

Susana mendesah & menarik nafas panjang lalu berkata,
"Aku terdesak, bagaikan buah simakalama sekarang. Sebab jika hal itu kulakukan, niscaya dosa menantiku. Jika tidak kulakukan, maka aku tidak lolos dari tangan kamu. Namun lebih baik aku jatuh ke tanganmu dengan tidak berbuat demikian, daripada berbuat dosa."

Lalu Susana berteriak-teriak dengan suara nyaring.
Tetapi kedua orang tua-tua itu berteriak-teriak pula
melawan Susana, dan lari membuka pintu taman.

Teriakan di taman itu didengar orang-orang yang ada di dalam rumah, segeralah mereka datang untuk melihat apa yang terjadi. 
Setelah kedua orang tua-tua itu memberikan keterangan, maka amat malulah para asisten, sebab belum pernah ada gosip tentang Susana.

Keesokan harinya, ketika orang-orang berkumpul lagi di rumah Yoyakim, suami Susana, datang pulalah kedua orang tua-tua itu dengan penuh angan-angan untuk membunuh Susana (karena ditolak), lalu berkata, 
"Panggillah Susana, anak Hilkia, isteri Yoyakim!"
Maka datanglah Susana, disertai orang tuanya, anak-anak dan kaum kerabatnya dengan menangis.

Sementara kedua orang tua-tua itu berdiri di tengah orang banyak dan meletakkan tangan mereka di atas kepala Susana (Susana menengadah ke atas sambil menangis, sebab hatinya tetap percaya pada Tuhan).

Maka kata kedua orang tua-tua itu,
"Sedang kami berdua berjalan-jalan di taman, masuklah Susana bersama dua asistennya. Lalu pintu taman itu ditutup, dan disuruhnya kedua asisten itu pergi.
Lalu datanglah seorang pemuda yang bersembunyi di situ dan ia bermesraan bersama Susana.
Ketika kami yang ada di sudut taman, melihat adegan itu, berlarilah kami kepada mereka. Walaupun kami melihat mereka tidur bersama-sama di sana, namun kami tidak dapat menangkap pemuda itu karena ia lebih kuat dari kami.
Ia membuka pintu lalu melarikan diri. Tetapi Susana kami tahan dan kami menanyakan siapa pemuda itu. Ia tidak mau memberitahu kami. Inilah kesaksian kami."

Orang banyak percaya akan kesaksian mereka, karena mereka adalah orang tua-tua dan hakim. Atas dasar kesaksian itu, dijatuhkannya hukuman mati kepada Susana.

Maka berserulah Susana dengan suara nyaring,
"Allah yang kekal, yang mengetahui apa yang tersembunyi, dan mengenal sesuatu sebelum terjadi.
Engkau tahu bahwa mereka itu memberikan kesaksian palsu terhadapku. Sungguh, aku akan mati tanpa melakukan sesuatu pun dari yang mereka dustakan tentang aku." 

Tuhan mendengarkan suaranya.
Ketika Susana dibawa keluar untuk dihabisi nyawanya, Allah membangkitkan roh suci Daniel muda yang tiba-tiba berseru dengan suara nyaring,
"Aku tidak bersalah terhadap darah perempuan itu!"

Lalu Daniel berdiri dan berkata di tengah-tengah para tua-tua, "Demikian bodohkah kamu, adakah kamu menghukum seorang puteri tanpa pemeriksaan dan tanpa bukti? Kembalilah ke tempat pengadilan, sebab kedua orang itu memberikan kesaksian palsu terhadap perempuan ini!"

Maka bergegaslah rakyat kembali ke tempat pengadilan.
Orang tua-tua berkata kepada Daniel,
"Kemarilah, duduklah di tengah-tengah kami dan beritahulah kami, sebab Allah telah menganugerahkan kepadamu martabat orang tua-tua."_

Lalu Daniel berkata kepada orang yang ada di situ,
"Pisahkanlah kedua orang tua-tua tadi jauh-jauh, karena mereka akan diperiksa."

Setelah mereka dipisahkan satu sama lain,
Daniel memanggil seorang di antara mereka dan berkata kepadanya,
"Jikalau engkau sungguh-sungguh melihatnya, katakanlah: Di bawah pohon apakah telah kaulihat mereka bercampur?"

Sahut orang tua itu, "Di bawah pohon mangga!"

Kembali Daniel berkata,
"Baguslah engkau mendustai kepalamu sendiri! Sebab malaikat Allah telah menerima firman dari Allah untuk membelahmu!"

Setelah orang itu disuruh pergi,
Danielpun lalu menyuruh bawa yang lain kepadanya.
Kemudian berkatalah Daniel kepada orang kedua itu,
"Kecantikan telah menyesatkanmu dan nafsu berahi telah membengkokkan hatimu. Oleh karena itu katakanlah kepadaku:
Di bawah pohon apakah telah kaudapati mereka bercampur?"

Sahut orang tua kedua itu,
"Di bawah pohon beringin!"

Kembali Daniel berkata,
"Baguslah engkau mendustai kepalamu sendiri.
Sebab malaikat Allah sudah menunggu-nunggu
dengan pedang terhunus untukmu, supaya engkau binasa!"

Maka berserulah seluruh orang banyak dengan suara nyaring memuji Allah yang menyelamatkan yang berharap kepada-Nya.
Serentak mereka bangkit melawan kedua orang tua-tua itu,
sebab Daniel telah membuktikan dengan mulut mereka sendiri yang bersaksi palsu.
Lalu mereka diperlakukan sesuai hukum kota dan perkataan mereka sendiri, kedua orang itu dibunuh.
Demikian pada hari itu diselamatkan darah Susana yang amat sangat cantik dan taat beribadah karena tak bersalah.


#

2603222. Sejenak Bijak. Segala sesuatu ada waktunya.

*Melihat perkara yang menipu.
Mendengar perkataan yang menipu.
Lepaskan diri dari penipu.
Segala sesuatu ada waktu.






*Kadangkala hukum bisa diaturnya.
Kadangkala peraturan bisa dirubahnya.
Bisa berkuasa di atas segalanya.
Segala sesuatu ada waktunya.


#Segala sesuatu ada waktunya.

Jumat, 20 Maret 2026

2603212. Selamat Hari Raya Lebaran. Minal Aidin wal Faizin.

Selamat Hari Raya Lebaran.
Di Hari yang Fitri bersalaman.
Minal Aidin wal Faizin.
Mohon maaf Lahir dan Batin.




Bersalaman memerlukan kebersamaan gerakan.
Memaafkan memerlukan ketulusan perasaan.
Menjalin keakraban memerlukan pengertian. 
Kerjasama dibina membangun persahabatan.


Untuk melihat memerlukan mata.
Tidak melihat perlu percaya.
Untuk mendengar memerlukan telinga.
Tidak mendengar gunakan indera 'lainnya'.



Rabu, 18 Maret 2026

2603192. Selamat Hari Raya Nyepi. Sejenak Bijak. Tidak semua harus diurai, cukup ditaati.

Sahabat beragama Hindu Bali.
Selamat Hari Raya Nyepi.
Hari hening Hari sunyi.
Mencari kedamaian alam suci.


Dalam keheningan refleksi diri.
Dalam keheningan menyucikan diri.
Dalam keheningan waktu meditasi.
Dalam keheningan mati Geni.


Tidak semua harus diurai.
Hanya perlu cukup ditaati.
Tidak semua harus dimengerti. Hanya perlu cukup dipercayai.


Hari Raya Nyepi, hari suci umat Hindu Bali.
Dirayakan setiap Tahun Baru Saka, (Sekitar bulan Maret/ April). 
Di pulau Bali, biasanya semua aktivitas duniawi dihentikan, termasuk bekerja, bepergian, dan bersenang-senang. Karena selama Nyepi, empat pantangan utama yang dijalankan:
- *Amati Geni*: tidak menyalakan api atau lampu
- *Amati Karya*: tidak bekerja
- *Amati Lelungan*: tidak bepergian
- *Amati Lelanguan*: tidak bersenang-senang.


Dampak positif Hari Nyepi bagi lingkungan, berkurangnya polusi udara dan kebisingan. 


Masyarakat Bali mengharapkan wisatawan di pulau Bali, untuk menghormati hari ini dengan tetap di dalam ruangan, tidak menyalakan api/ lampu dan tidak membuat kebisingan.
_(Izin khusus bisa diberikan dengan alasan tertentu yang bisa disetujui pemimpin adat & agama).


Setelah Nyepi, masyarakat Bali merayakan *Ngembak Geni*, hari untuk kembali beraktivitas dan mempererat hubungan sosial.

#






Selasa, 17 Maret 2026

2603181. Sejenak Bijak. Berjalanlah di tengah.

Bila berjalan di tengah kota.
Jangan berkeluh kesah saja.
Melihat perbuatan keji di sana.
Lakukan sesuatu mulailah bekerja.

Api padam pasti lama.
Selama ada bahannya disana.
Perlu ada yang berusaha.
Memadamkan api yang menyala.

Katanya semua ada waktunya.
Itu perkataan sang Bijaksana.
Mungkinkah sekarang adalah waktunya.
Untuk mulai menjalankan usahanya.


#





Senin, 16 Maret 2026

2603171. Semua mau kaya dan berkuasa serta sukses sejahtera.

Hampir semua mau kaya.
Mau kaya harta benda.
Setelah memilikinya mau apa.
Mau terus bertambah kaya.

Kaya bisa membuat suka.
Kaya bisa membuat duka.
Hampir semua berebut harta.
Seringkali lupa sanak saudara.

Dulu susah mau kaya.
Setelah kaya mau sejahtera.
Setelah sejahtera mau berkuasa.
Setelah berkuasa mau semuanya.


Susah awal untuk berusaha 
Stabil kenaikan hidup pertama.
Sukses harapan hidup kedua.
Sejahtera berbagi hidup bahagia.
(Survive - Stabil - Sukses - Signature)

#




Minggu, 15 Maret 2026

2603162. Sejenak Bijak. Dihakimi selaras Perbuatan.


Saat berkabung dalam kekagetan.
Pasti menjadi lemas ketakutan. 
Akibat tingkah laku pekerjaan.
Semua dihakimi selaras perbuatan.


Saat senang dalam keseharian.
Pasti bahagia penuh senyuman. 
Akibat tingkah laku pekerjaan.
Semua dihakimi selaras perbuatan.


#





Kamis, 12 Maret 2026

2603132. Kekuatan terbesar.

Kekuatan terbesar pada diri.
Kekuatan terbesar ada di hati.
Kekuatan terbesar di pikiran sendiri.
Kekuatan terbesar di semangat mandiri.



2603121. Sejenak Bijak. Dengarkanlah dan bertobatlah serta kabarkanlah Firman-Nya.

   Makanlah yang dilihat di sini.
   Makanlah gulungan kitab ini.
   isilah perutmu dengan ini. 
   Rasakan makanan seperti madu ini.


   Berikanlah telingamu dengarkan suara.
   Pergilah dan berbicaralah disana.
   Katakan segala perkataan-Ku saja.
   Agar kemuliaan-Nya tampak bercahaya.


 Saat Roh itu mengangkatku
 Aku mendengar suara di belakangku 
 Terdengar suatu gemuruh suara itu.
  Tampak kemuliaan-Nya naik disitu.


  
  Jika tidak memperingatkan dia.
  Bahwa dia akan celaka.
  Hingga mati dalam kesalahannya.
  Dia akan menuntut nyawanya.


  Jika sudah diperingatkan dirinya.
  Namun tidak bertobat dirinya .
  Lalu mati dalam dosanya.
  Engkau tidak bersalah ataupun berdosa.
.




Senin, 09 Maret 2026

2603091. Sejenak Bijak. Tiada yang abadi.


 Ingatlah apa yang terjadi 
 Pandanglah dan lihatlah situasi.
 Ingatlah keadaan bisa kembali. 
 Dunia tiada yang abadi.

  




Jumat, 06 Maret 2026

2603071. Tak berkesudahan kasih setiaNya dan rahmatNya.


  Tak berkesudahan kasih setiaNya.
  Tak habis-habisnya rahmatNya.
  Selalu baru setiap harinya.
  Sungguh besar kasih kesetiaanNya

 
   Jiwa adalah bagian dariNya.
   Sebab itu berharaplah kepadaNya.
   Baiklah yang berharap kepadaNya.
   Bagi jiwa yang mencariNya.


  Adalah baik menanti pertolonganNya.
 Dia tidak mengucilkan selamanya.
  Susah didatangkan sesaat saja.
  Selalu menyayangi dasar kasihNya.


   Mengapa hidup mengeluh saja.
   Seringkali mengeluh tentang dosa.
   Selidiki dan periksalah jiwa.
   Apakah berpaling dari padaNya.


  Angkat hati dan jiwa.
  Kepada Dia Sang Penguasa 
  Panggil dengan hormat namaNya
  Dari dasar hati dan jiwa.


 Dia selalu mendengar suara.
 Dia tidak menutup telingaNya.
 Dia dekat tatkala dipanggil namaNya.
  DiselamatkanNya hidup setiap jiwa.






Senin, 02 Maret 2026

2603031. Jika kebenaran menjadi nyata saatnya menceritakan kisah lengkapnya.


 Larilah dari tengah-tengah bahaya.
  Hendaklah orang menyelamatkan nyawanya.
  Janganlah tertumpas karena kesalahannya.
  Saat membayar ganjaran kepadanya.


 Jika kebenaran menjadi nyata.
  Marilah menceritakan kisah lengkapnya.
  Mungkin suka mungkin duka.
  Tiada kejadian tanpa berita.


  Bumi terjadi dengan kekuatan-Nya.
  Dunia tegak dengan kebijaksanaan-Nya.
  Langit terbentang dengan akal budi-Nya.
  Air menderu mendengar suara-Nya.



2603031. Jika kebenaran menjadi nyata saatnya menceritakan kisah lengkapnya.

 




Jumat, 27 Februari 2026

2602281. Melayanglah seperti burung rajawali.


  Larilah dan selamatkanlah nyawamu.
  Seperti keledai di padang gurun itu.
  Telah direbut benteng perbendaharaanmu.
  Pergi ke pembuangan bersama pemukamu.


  Melayanglah seperti burung rajawali.
  Kembangkan sayap lepaskan diri.
  Jangan jatuh saat berlari.
  Jangan tertangkap di sepanjang hari.


2602281Melayanglah seperti burung rajawali.



Selasa, 24 Februari 2026

2602251. Apapun bisa hilang saat malapetaka.

  Apa yang dibangun akan diruntuhkan.
  Apa yang ditanam akan dicabutkan. 
  Hal-hal yang besar akan dihilangkan.
  Bila malapetaka tiba tanpa diharapkan.



2602251. Apapun bisa hilang saat malapetaka.





Kamis, 12 Februari 2026

2602121. Sejenak Bijak. Tiada yang mustahil untuk-Nya.

  
  Langit dan bumi dijadikan-Nya.
  Dijadikan dengan kebesaran kekuatan-Nya.
  Dijadikan dengan merentangkan lengan-Nya.
   Tiada yang mustahil untuk-Nya.


  Dia menunjukkan kasih setia.
  Dialah pencipta alam semesta.
  Dia membalaskan kesalahan Dosa.
   Dia besar dan perkasa.


  Sungguh besar rancangan-Nya.
  Sungguh agung perbuatan-Nya.
  Segala tingkah terbuka di mata-Nya.
  Sesuai perbuatannya semua dibalas-Nya.


 
#2602121. Sejenak Bijak. Tiada yang mustahil untuk-Nya.





Rabu, 11 Februari 2026

2602111. Firman-Nya menguasai Semesta alam. 


  Dari jauh Dia menampakkan diri.
  Dia mengasihi dengan abadi.
  Selalu setia kasih sejati.
  Dia memuaskan jiwa dan hati.


 Milikilah imam dengan kelimpahan.
  Jadilah hidup penuh kebajikan.
  Jadilah kesukaan dan kesayangan. 
  Sehingga tak putus kemuliaan.

  
  Firman-Nya ditaruh dalam batin.
  Dalam hati Firman-Nya dituliskan.
  Firman-Nya menguasai segenap pikiran. 
  Namun tetap memiliki kebebasan.


 Tidak usah Firman diajarkannya.   
 Mengajar mengenali Firman Penguasa.
  Besar kecil sudah mengenal-Nya.
  Dia mengampuni kesalahan dosa 


  Diberi-Nya matahari menerangi dunia.
  Bulan Bintang menerangi sesudah senja.
  Laut mengharu biru gelombangnya.
  Semesta alam adalah ciptaan-Nya.


#2602111. Firman-Nya menguasai Semesta alam. 





Senin, 09 Februari 2026

2602101. Sejenak Bijak. Janganlah takut dan gentar hatimu.


  Janganlah takut dalam pikiranmu. 
  Janganlah gentar dalam hatimu.
  Dia akan menyelamatkan engkau.
  Tenanglah pasti aman hidupmu.
 

 Walaupun semua kekasihmu melupakanmu.
  Mereka tidak lagi menanyakanmu.
  Karena banyak kesalahan dosamu.
  Dia akan memukul musuhmu.
  

 Dia mendatangkan kesembuhan bagimu.
 Dia akan mengobati luka-lukamu.
 Selama menjadi umat-Nya selalu.
  Dan Dia menjadi penguasamu.


 Murka-Nya menyala-nyala tidak akan berlalu.
  Sampai Dia melaksanakan tepat waktu.
  Semua rancangan-Nya terwujud selalu.
  Saat terakhirmu akan mengerti itu. 



#2602101. Sejenak Bijak. Janganlah takut dan gentar hatimu.