Rabu, 07 Oktober 2026

2610074. Q & A. TTS ANGKA.

2610074. Question & Answer. TTS ANGKA.
Uploaded Image Uploaded Image

2610073. Q & A. SUDOKU.

2610073. Q & A. SUDOKU. 
Uploaded Image Uploaded Image
Beberapa pesan Bunda Maria di penampakan-penampakan resmi Gereja Katolik selalu sama dengan Injil hari ini: *"Berdoalah, terutama Rosario."*

Ini kisah nyata yang sudah diakui Gereja:

1. Fatima, Portugal — 1917 (Paling mirip Rosario hari ini)
Bunda Maria menampakkan diri kepada 3 anak gembala — Lucia, Francisco, Jacinta. Eropa sedang Perang Dunia I, jutaan orang mati.

Pesan Bunda sangat sederhana, tidak minta hal hebat:
> _"Berdoalah Rosario setiap hari untuk perdamaian dunia dan berakhirnya perang."_

Anak-anak itu disangka bohong, dipenjara, diancam. Tapi pada 13 Oktober 1917, 70.000 orang melihat "Matahari menari" di Fatima — mukjizat matahari yang disaksikan wartawan yang tidak beriman sekalipun.

Perang Dunia I berakhir tak lama setelah itu. Pesan Fatima = pesan Lepanto 7 Oktober: kemenangan datang lewat Rosario.


2. Akita, Jepang — 1973 (Pesan yang menangis)
Di biara miskin di Akita, patung Bunda Maria dari kayu menangis mengeluarkan air mata asli — 101 kali, diteliti ilmuwan dan bahkan TV Jepang merekamnya.

Bunda berpesan kepada Suster Agnes yang tuli:
> _"Berdoalah Rosario untuk menghibur Yesus. Banyak jiwa-jiwa hilang karena dosa."_

Uskup setempat setelah penyelidikan panjang menyatakan peristiwa itu supernatural dan layak dipercaya. Air mata Bunda adalah air mata seorang Ibu yang melihat anak-anaknya tidak berdoa lagi.


3. Kibeho, Rwanda — 1981 (Peringatan yang jadi nyata)
Di Afrika, Bunda menampakkan diri kepada 3 siswi SMA. Pesannya sangat keras:
> _"Bertobatlah, berdoalah Rosario. Jika tidak, akan ada sungai darah."_

Orang tertawakan. 13 tahun kemudian, 1994, terjadi genosida Rwanda — hampir 1 juta orang dibantai dalam 100 hari.

Para penyintas yang berlindung di gereja Kibeho dan terus berdoa Rosario, selamat meski di sekeliling mereka pembantaian terjadi.

Gereja Katolik menyatakan penampakan Kibeho sebagai otentik tahun 2001.

---

Di Lepanto, Fatima, Akita, Kibeho — Bunda selalu minta hal yang ⁶6sama:

*"Berdoalah Rosario. Bawa kembali hatimu kepada Bapa."*

Itu persis Injil hari ini Rabu, Lukas 11:1 — murid minta _ajarlah kami berdoa_. Bunda Maria sebagai Ibu, mengajarkan lagi cara berdoa yang Yesus ajarkan: Bapa Kami, yang ada di dalam Rosario.

Pesan Bunda untuk mengingatkan: kalau anak lupa jalan pulang, Ibu akan memanggil terus.


#



Uploaded Image

Selasa, 06 Oktober 2026

2610072. PW SP Maria, Ratu Rosario

Rabu Pekan Biasa XXVII, 07 Okt 2026. (Putih)
PW SP Maria, Ratu Rosario
Bacaan I: Gal 2:1-2.7-14
Mazmur Tanggapan: Mzm 117:1.2
Bait Pengantar Injil: Rom 8:15
Bacaan Injil: Luk 11:1-4




*Menarik Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Galatia, bahwa selama empat belas tahun setelah dipilih Tuhan,
Paulus pergi ke Yerusalem bersama dengan Barnabas,
dan Titus.
Paulus membentangkan Injil di antara bangsa-bangsa bukan Yahudi, berbicara dengan orang-orang yang terpandang.

Mereka melihat
bahwa kepada Paulus telah dipercayakan pemberitaan Injil
bagi orang-orang tak bersunat,
sama seperti kepada Petrus bagi orang-orang bersunat;
maka mereka menjadi yakin.
Sebab sebagaimana Tuhan telah memberikan Petrus
kekuatan untuk menjadi rasul bagi orang-orang bersunat,
demikian pula Ia memberikan Paulus kekuatan untuk menjadi rasul bagi orang-orang yang tidak bersunat.
Mereka pun menjadi yakin mengenai kasih karunia
yang dianugerahkan kepada Paulus.
 
Maka Yakobus, Kefas dan Yohanes,
yang dipandang sebagai sokoguru jemaat,
berjabat tangan dengan Paulus dan Barnabas
sebagai tanda persekutuan.
Semua setuju
bahwa Paulus dan Barnabas pergi kepada orang-orang yang tidak bersunat,
sedangkan mereka kepada orang-orang yang bersunat.
Mereka hanya minta agar Paulus dan Barnabas tetap mengingat orang-orang miskin;
dan hal itu sungguh-sungguh Paulus dan Barnabas usahakan.



 *Ada kisah nyata hari ini yang membuat Gereja menetapkan 7 Oktober jadi *Pesta Ratu Rosario* itu persis kisah Injil hari ini: _"Tuhan, ajarlah kami berdoa."_


1. Pertempuran Lepanto 1571 — Doa yang memenangkan perang

Alkisah pada tahun 1571, pasukan Ottoman mau menyerang Eropa dengan 300 kapal perang. Paus Pius V hanya punya 200 kapal, pasukan jauh lebih sedikit.

Tidak ada strategi yang masuk akal untuk menang. Jadi Paus melakukan satu hal: ia minta seluruh umat di Roma berdoa Rosario tanpa henti dari subuh sampai malam, berlutut di depan Bunda Maria.

Di tengah laut Lepanto, pasukan Katolik yang kecil justru menang total. Sejarah mencatat kemenangan itu mustahil secara militer, tapi terjadi. Paus kemudian tetapkan 7 Oktober sebagai Pesta Ratu Rosario.

Ini kisah nyata dari Injil hari ini: murid sadar mereka tidak bisa menang dengan kekuatan sendiri, jadi mereka minta, "Tuhan, ajarlah kami berdoa." Dan doa itu mengubah sejarah.



2. Kisah St. Dominikus — Awal mula Rosario

Tahun 1212, Dominikus putus asa, setelah khotbah bertahun-tahun melawan ajaran sesat Albigensian di Prancis, tidak ada yang bertobat. _(mungkin lelah seperti Marta kemarin)._

Bunda Maria menampakkan diri dan berkata, "Jangan andalkan khotbah panjangmu, ajar mereka berdoa Rosario." Dominikus taat, ia ajar umat berdoa Bapa Kami dan Salam Maria yang sederhana. Perlahan hati mereka luluh.

Dari seorang yang gagal berkhotbah, menjadi pendiri Ordo Dominikan karena belajar berdoa dulu — seperti murid yang minta "ajarlah kami berdoa".



#




Uploaded Image

2610071. Kalian akan menerima roh pengangkatan menjadi anak dan akan berseru dalam roh itu : 'Abba, ya Bapa!'

Rabu Pekan Biasa XXVII, 07 Okt 2026. (Putih)
PW SP Maria, Ratu Rosario

Bacaan I: Gal 2:1-2.7-14
Mazmur Tanggapan: Mzm 117:1.2
Bait Pengantar Injil: Rom 8:15
Bacaan Injil: Luk 11:1-4




*Salah satu yang terpenting adalah Doa selain 'Do It', seperti dicontohkan oleh Yesus yang sering berdoa. Saat seorang dari murid-murid-Nya minta diajarkan berdoa,
Yesus berkata kepada mereka,
"Bila kalian berdoa, katakanlah:
'Bapa, dikuduskanlah nama-Mu; datanglah Kerajaan-Mu.
Berilah kami setiap hari makanan yang secukupnya,
dan ampunilah dosa kami,
sebab kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami;
dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan."




*Alkisah ada kisah nyata di Indonesia (Rosario di tenda pengungsi)


Saat gempa Lombok dan Palu, banyak umat Katolik kehilangan rumah. Di tenda pengungsi, tidak ada Misa, tidak ada gereja. Yang mereka punya, hanya satu rosario yang selamat dari reruntuhan.

Setiap malam mereka kumpul dan doa Bapa Kami bersama. Seorang ibu bersaksi: "Kami tidak punya makanan cukup hari ini, tapi doa 'berilah kami makanan secukupnya hari ini' itu jadi nyata. Ada saja tetangga (muslim) yang antar nasi."


*Doa bukan hafalan, doa adalah hubungan anak dengan Bapa.*



*Ya Tuhan Allahku...
Engkau berkata kepada murid-murid-Mu.
Pergilah ke seluruh dunia dan wartakanlah Injil selalu.

Aku mau mewartakan Injil-Mu.

*Terpujilah Engkau ya Tuhan Allahku.
Segala bangsa setia memegahkan-Mu.
Segala suku bangsa memuliakan-Mu.
Sebab kasih-Mu hebat atas umat-Mu.

Amin.



#




Uploaded Image

Senin, 05 Oktober 2026

2610064. Q & A. TTS ANGKA

2610064. Question & Answer. TTS ANGKA.
Uploaded Image Uploaded Image

2610063. Q & A. Sudoku.

2610063. Question & Answer. Sudoku. 
Uploaded Image Uploaded Image

2610065. Duduk, diam, dengarkan Sabda-Nya.

Inti Injil Selasa ini tentang Maria & Marta, bukan Yesus melarang kerja. 
Yesus melarang hati yang kuatir dan mengeluh karena lupa duduk mendengarkan dulu Sabda-Nya.


Paulus di bacaan pertama Selasa ini (Gal 1:13-24) adalah contoh Marta yang bertobat. Dulu Paulus sibuk sekali menganiaya Gereja, sangat aktif untuk agamanya tapi tidak pernah duduk mendengarkan Yesus. Begitu dia berhenti dan mendengarkan-Nya di jalan Damaskus, seluruh hidupnya berubah dari penganiaya jadi pewarta.


Jadi bagaimana kalau sebelum sibuk seperti Marta, luangkan waktu 5-10 menit jadi Maria ?
 Duduk, diam, dengarkan Sabda-Nya.



#




Uploaded Image

2610062. Ora et Labora — Berdoa dan Bekerja.


Alkisah Benediktus pendiri biara menulis aturan hidup: 
*Ora et Labora — Berdoa dan Bekerja.*

Biarawan Benediktin kerja keras di ladang, masak, menyalin kitab. _(seperti Marta dalam Injil)._
Tapi lonceng berbunyi 7 kali sehari untuk berhenti dan berdoa.
_(seperti Maria dalam Injil)._
 

Benediktus bilang: 
Kalau hanya kerja (Marta saja), kita jadi budak.
Kalau hanya doa (Maria saja), kita jadi pemalas. 
Harus dua-duanya, tapi Maria dulu, baru Marta.


*Kenapa Yesus bilang "Maria memilih bagian yang terbaik yang tidak akan diambil"?*

Karena makanan yang dibuat Marta akan habis, piring kotor lagi, rumah berantakan lagi. Tapi apa yang didengarkan Maria di kaki Yesus akan tinggal selamanya.




*Ada juga kisah nyata di keluarga, saat ibu yang sibuk seharian di dapur pas Natal atau Lebaran.  Masak, beres-beres, marah-marah karena merasa tidak dibantu.

Sementara anak-anaknya duduk ngobrol tertawa dengan keluarga besar (ada kakek, nenek dan para tua-tua) di ruang tamu.

Ibu itu merasa seperti Marta: "Tidakkah kalian peduli aku repot sendiri?" 
Tapi keluarga besar sebenarnya lebih senang kalau ibu duduk 5-10 menit ngobrol dulu, daripada dapat makanan banyak tapi dengan wajah marah.



#




Uploaded Image

2610061. Berbahagia yang mendengarkan sabda Tuhan dan melaksanakannya.

Selasa Pekan Biasa XXVII, 06 Okt 2026. (Hijau)
PF S. Bruno, Imam

Warna Liturgi: 
Bacaan I: Gal 1:13-24
Mazmur Tanggapan: Mzm 139:1-3.13-14ab.14c-15
Bait Pengantar Injil: Luk 11:28
Bacaan Injil: Luk 10:38-42




*Bagi saya, menarik perkataan Yesus kepada Marta yang sibuk melayani dan meminta kepedulian-Nya untuk menegur saudarinya, Maria 'yang' hanya duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan sabda-Nya,
"Marta, Marta,
engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara,
padahal hanya satu saja yang perlu.
Maria telah memilih bagian yang terbaik,
yang tidak akan diambil dari padanya."




*Alkisah ada kisah nyata, Bunda Teresa dari Kalkuta menegur suster 'yang terlalu jadi Marta' karena suster itu mengeluh, "Mother, tugas melayani orang miskin terlalu banyak, bisakah jam doa di depan Sakramen Maha Kudus dikurangi supaya lebih banyak kerja?"

Bunda Teresa jawab kebalikannya: _"Kalau kerja kalian bertambah banyak, maka jam doa kalian harus ditambah, bukan dikurangi."_

Jadilah Maria dulu yang mendengarkan Sabda Yesus, lalu jadilah Marta yang sibuk melayani agar tidak jadi keletihan dan keluhan dalam melayani sesama (baca: Yesus).




Ya Tuhan Allahu...
Tuntunlah aku di kekekalan jalan-Mu.
Engkau menyelidiki dan mengenalku.

Engkau mengetahui posisi aku. 

Dari jauhpun Engkau mengerti pikiranku.


Engkau memeriksa dan memaklumi segala jalanku.
Engkaulah yang membentuk buah pinggangku.
Engkaulah yang menenunku dalam kandungan ibuku.

Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena misteri kejadianku.

*Jiwaku benar-benar menyadari keajaiban perbuatan-Mu.
Tulang-tulangku tidak terlindung bagi-Mu.

Di tempat yang tersembunyi Kau jadikan aku.
Aku bersyukur kepada-Mu selalu.

Amin.



#




Uploaded Image

Minggu, 04 Oktober 2026

260052. Good Samaritan Laws.

Kisah Inspiratif:

 *Dia yang dianggap musuh, yang berbeda agama/ keyakinan, yang direndahkan, justru dia yang berhenti menolong.*


Di negara seperti Australia dan Kanada ada _Good Samaritan Laws_ 
— hukum yang melindungi orang yang menolong orang tidak dikenal di jalan, supaya tidak dituntut kalau korbannya tidak tertolong. 


*Banyak kasus di tol Jakarta-Cikampek: pengemudi yang kecelakaan ditolong justru oleh sopir truk yang biasanya dianggap kasar, sementara mobil mewah lewat saja.


* Seorang ibu rumah tangga jatuh di pasar, yang menolong dan bawa ke klinik bukan tetangga se-lingkungan, tapi ibu penjual sayur yang beragama beda dan sering kita anggap "orang lain".

* Anak muda yang mogok di jalan jam 11 malam, yang berhenti dan pinjamkan alat bukan temannya, tapi tukang ojek pangkalan yang beda suku.



 *"Maukah engkau menjadi sesama bagi orang yang terluka di depanmu, bahkan jika dia adalah orang yang selama ini kau anggap musuh?"*

> "Pergilah, dan perbuatlah demikian!"


#




Uploaded Image

260051. Kamu saling mengasihi seperti Aku telah mengasihi kamu.

Senin Pekan Biasa XXVII, 05 Okt 2026. (Hijau)
PF S. Faustina Kowalska, Perawan

Warna Liturgi: 
Bacaan I: Gal 1:6-12
Mazmur Tanggapan: Mzm 111:1-2.7-9.10c
Bait Pengantar Injil: Yoh 13:34
Bacaan Injil: Luk 10:25-37



*"Kasihilah Tuhan, Allahmu,
dengan segenap hati dan dengan segenap jiwamu,
dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu.
dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri."


*Tahu bukan berarti melakukan.

*Saya terinspirasi kisah Pastor yang ditolong Gusdurian — Ketapang, Kalimantan. (http://Sesawi.net).

*Alkisah, seorang Pastor Katolik dari Tayap jatuh motor di jalan berpasir, tanki pecah, bensin tumpah. Motor tidak bisa dinyalakan.

Beberapa motor lewat, tidak mau berhenti. Imam dan Lewi versi modern.

Lalu datang seorang bapak pulang dari ladang, pakai motor bebek. Dia berhenti, mendorong motor pastor sejauh 50 km kembali ke Ketapang dengan kakinya di pedal.

Saat ngobrol, bapak itu bilang: _"Saya muridnya Gus Dur, Romo. Awake dhewe seduluran."_ 

Seorang Muslim menolong seorang Pastor Katolik. 
(Miripkah Orang Samaria menolong orang Yahudi?).



*Saya rasanya pernah ditanya seseorang tentang pertanyaan yang hampir sama dari seorang ahli kitab yang mencobai Yesus, tentang siapakah sesama manusia, saya menjawab, 
"Ada seorang yang pergi dari desa ke kota dan harus melewati hutan/ daerah rawan bahaya, lalu dia jatuh ke tangan para perampok yang merampoknya, memukulinya, lalu meninggalkannya setengah mati disana.

Kemudian ada seorang imam (pemimpin agama) turun melalui jalan itu, hanya melihat orang itu, tetapi ia melewatinya dari seberang jalan.

Berikutnya seorang seorang pemimpin umat datang ke tempat itu. Ia melihat orang itu tapi ia segera melewatinya dari seberang jalan.

Lalu datanglah seorang desa yang ketika ia melihat orang itu, tergeraklah hatinya oleh belas kasihan.
Ia pergi kepadanya lalu membalut luka-lukanya,
sesudah menyiraminya dengan minyak dan anggur (obat).
Kemudian
ia menaikkan orang itu ke atas keledai tunggangannya sendiri
lalu membawanya ke tempat penginapan terdekat dan merawatnya.
Keesokan harinya
ia menyerahkan dua ratus ribu yang hanya dimilikinya kepada pemilik penginapan itu,
katanya, 'Rawatlah dia, dan jika kaubelanjakan lebih dari ini,
aku akan menggantinya waktu aku kembali.'"


*Pertanyaan refleksi untuk saya:
Siapakah sesama manusia
dari orang yang jatuh ke tangan perampok (kesusahan) itu?

Saya juga pernah diposisi orang 'yang menolong' dan juga"yang melewati" orang yang sedang kesusahan (kecelakaan).

Saya juga pernah diposisi orang 'yang ditolong' dan juga"yang dilewati" saat saya sedang kesusahan (kecelakaan).



*Ya Tuhan Allahku...
Engkau selalu ingat akan perjanjian-Mu.
Sungguh besarlah perbuatan-perbuatan-Mu.
Aku bersyukur kepada-Mu dengan segenap hatiku.

*Kebenaran dan keadilan ialah Perbuatan tangan-Mu.
Perintah-Mu kokoh lestari selalu.
Engkau memberikan kebebasan kepada umat-Mu.

Perjanjian-Mu kudus dan dahsyatlah nama-Mu.

*Amin.


#



Uploaded Image

2610054. Q & A. TTS ANGKA.

2610054. Question & Answer. TTS ANGKA. 
Uploaded Image Uploaded Image

2610053. Q & A. SUDOKU.

2610053. Question & Answer. SUDOKU. 
Uploaded Image Uploaded Image

Sabtu, 03 Oktober 2026

2610042. Kisah Wayang Pandawa dan Kurawa.

Kisah Wayang Pandawa dan Kurawa.


Alkisah Pandu menitipkan kerajaan Astina kepada kakaknya Destarastra, dengan pesan "Kembalikan nanti kalau Pandawa sudah dewasa". Namun Destarastra dan anak-anaknya, Kurawa, sudah terlanjur enak merasakan manisnya kuasa. 

Pepatah Jawanya: 
_"bareng wis ngrasakke manising gula banjur emoh nglepeh"_
- sudah merasakan enaknya gula, tidak mau melepas.

Berkali-kali Pandawa kirim utusan: Kunti, Drupada, terakhir Kresna. Semua ditolak. Akhirnya harus perang Bharatayudha.



#




Uploaded Image

2610041. Aku telah memilihmu supaya kamu menghasilkan buah yang tetap.

Minggu Pekan Biasa XXVII, 04 Okt 2026. (Hijau)
Bacaan I: Yes 5:1-7
Mazmur Tanggapan: Mzm 80:9.12.13-14.15-16.19-20
Bacaan II: Flp 4:6-9
Bait Pengantar Injil: Yoh 15:16
Bacaan Injil: Mat 21:33-43




Menarik perumpamaan Yesus
kepada imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi,
"Seorang tuan tanah membuka kebun anggur, kemudian ia menyewakan kebun itu kepada penggarap-penggarap, karena harus berangkat ke negeri lain.

Ketika hampir tiba musim petik,
ia menyuruh hamba-hambanya kepada penggarap-penggarap itu
untuk menerima hasil yang menjadi bagiannya.
Tetapi para penggarap menangkap hamba-hambanya itu:
ada yang dipukuli,
ada yang dibunuh,
ada yang dilempari batu.
Kejadian berulang kembali bila tuan itu menyuruh hamba-hamba yang lain, dengan lebih banyak daripada yang pertama.
Akhirnya tuan itu menyuruh anaknya kepada mereka,
pikirnya, 'Anakku pasti mereka segani.'


Tetapi ketika para penggarap melihat anak itu,
mereka saling berkata,
'Ia adalah ahli waris!
Mari kita bunuh dia, supaya warisannya menjadi milik kita.'
Maka mereka menangkap dia,
lalu membunuhnya.

Akhirnya terpaksa tuan kebun anggur itu datang, membinasakan orang-orang jahat itu,
dan kebun anggur itu ia sewakan
kepada penggarap-penggarap lain,
yang akan menyerahkan hasil kepadanya pada waktunya."


*Ada kisah nyata dengan pola yang hampir sama dengan Injil Minggu ini. Pola *"Tuan baik - Penggarap lupa diri - Ingin memiliki - Bunuh ahli waris"* itu terjadi. Kisah Nyata di Sumatera - PTPN IV vs Penggarap

Tahun 1997, sekelompok penggarap mengklaim lahan 105 hektar milik PTPN IV di Sumatera, karena mereka sudah menggarap, membangun rumah, menanam disana.

PTPN menggugat dan menang di semua tingkat: PN tahun 1998, Pengadilan Tinggi, bahkan Kasasi di MA tahun 2000 dan PK tahun 2009. Secara hukum sah itu kebun PTPN.

Tapi penggarap tetap menolak keluar, karena merasa "kami yang sudah menghidupkan kebun ini, jadi ini milik kami." Butuh eksekusi bertahun-tahun baru kebun bisa kembali ke PTPN IV.
Miripkah dengan penggarap dalam Injil yang terkena penyakit "lupa diri" (dari penyewa jadi pemilik) ?


* Atau mungkin mirip kisah Anda di Kantor/ di Keluarga ?
- Teman / Saudara yang dipercaya pegang toko / usaha, lama-lama bawa pelanggan sendiri, buka toko saingan di sebelahnya dan mematikan toko utamanya ?

- Teman / Saudara yang dititipi tanah / rumah karena harus merantau, tapi beberapa tahun kemudian mengklaim "ini sudah jadi hak saya karena saya yang merawat".

Polanya sama: *Kebun dipercayakan, tapi penggarap ingin jadi pewaris dengan cara membunuh.*


*Tiba-tiba saya berpikir, Tuhan tidak kekurangan penggarap. Jadi jika saya tidak mau berbuah, maka Tuhan akan kasih kepercayaan itu kepada orang lain yang mau berbuah. 
Mungkin jika saya tidak mau bekerja, maka Tuhan akan kasih kepercayaan itu kepada orang lain yang mau bekerja di ladang-Nya.
#


*Temanku mempunyai kebun anggur.
Kebun di lereng bukit yang subur.

Ditanaminya dengan pilihan pokok anggur.

Menggali lubang tempat memeras anggur.

*Dinantinya kebun menghasilkan buah anggur.
Namun Asam hasil buah anggur.
Apa yang harus diperbuatnya untuk kebun anggur.

Apa harus ditebangnya semua pokok anggur.


*Ya Tuhan Allahku...
Tengoklah pohon di kebun anggur-Mu.
Lindungilah batang yang ditanam oleh tangan-Mu.

Aku tidak akan menyimpang dari-Mu.

Aku hidup menyerukan nama-Mu.

*Ya Tuhan Allahku...
Pulihkanlah aku dari sakitku.
Buatlah bersinar wajah-Mu.
Dan selamatlah daku.
Amin.


#




Uploaded Image

2610044. Q & A. TTS ANGKA.

2610044. Question & Answer. TTS ANGKA.
Uploaded Image Uploaded Image

2610043. Q & A. SUDOKU.

2610043. Question & Answer. SUDOKU.
Uploaded Image Uploaded Image