Sabtu, 03 Oktober 2026

2610042. Kisah Wayang Pandawa dan Kurawa.

Kisah Wayang Pandawa dan Kurawa.


Alkisah Pandu menitipkan kerajaan Astina kepada kakaknya Destarastra, dengan pesan "Kembalikan nanti kalau Pandawa sudah dewasa". Namun Destarastra dan anak-anaknya, Kurawa, sudah terlanjur enak merasakan manisnya kuasa. 

Pepatah Jawanya: 
_"bareng wis ngrasakke manising gula banjur emoh nglepeh"_
- sudah merasakan enaknya gula, tidak mau melepas.

Berkali-kali Pandawa kirim utusan: Kunti, Drupada, terakhir Kresna. Semua ditolak. Akhirnya harus perang Bharatayudha.



#




Uploaded Image

2610041. Aku telah memilihmu supaya kamu menghasilkan buah yang tetap.

Minggu Pekan Biasa XXVII, 04 Okt 2026. (Hijau)
Bacaan I: Yes 5:1-7
Mazmur Tanggapan: Mzm 80:9.12.13-14.15-16.19-20
Bacaan II: Flp 4:6-9
Bait Pengantar Injil: Yoh 15:16
Bacaan Injil: Mat 21:33-43




Menarik perumpamaan Yesus
kepada imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi,
"Seorang tuan tanah membuka kebun anggur, kemudian ia menyewakan kebun itu kepada penggarap-penggarap, karena harus berangkat ke negeri lain.

Ketika hampir tiba musim petik,
ia menyuruh hamba-hambanya kepada penggarap-penggarap itu
untuk menerima hasil yang menjadi bagiannya.
Tetapi para penggarap menangkap hamba-hambanya itu:
ada yang dipukuli,
ada yang dibunuh,
ada yang dilempari batu.
Kejadian berulang kembali bila tuan itu menyuruh hamba-hamba yang lain, dengan lebih banyak daripada yang pertama.
Akhirnya tuan itu menyuruh anaknya kepada mereka,
pikirnya, 'Anakku pasti mereka segani.'


Tetapi ketika para penggarap melihat anak itu,
mereka saling berkata,
'Ia adalah ahli waris!
Mari kita bunuh dia, supaya warisannya menjadi milik kita.'
Maka mereka menangkap dia,
lalu membunuhnya.

Akhirnya terpaksa tuan kebun anggur itu datang, membinasakan orang-orang jahat itu,
dan kebun anggur itu ia sewakan
kepada penggarap-penggarap lain,
yang akan menyerahkan hasil kepadanya pada waktunya."


*Ada kisah nyata dengan pola yang hampir sama dengan Injil Minggu ini. Pola *"Tuan baik - Penggarap lupa diri - Ingin memiliki - Bunuh ahli waris"* itu terjadi. Kisah Nyata di Sumatera - PTPN IV vs Penggarap

Tahun 1997, sekelompok penggarap mengklaim lahan 105 hektar milik PTPN IV di Sumatera, karena mereka sudah menggarap, membangun rumah, menanam disana.

PTPN menggugat dan menang di semua tingkat: PN tahun 1998, Pengadilan Tinggi, bahkan Kasasi di MA tahun 2000 dan PK tahun 2009. Secara hukum sah itu kebun PTPN.

Tapi penggarap tetap menolak keluar, karena merasa "kami yang sudah menghidupkan kebun ini, jadi ini milik kami." Butuh eksekusi bertahun-tahun baru kebun bisa kembali ke PTPN IV.
Miripkah dengan penggarap dalam Injil yang terkena penyakit "lupa diri" (dari penyewa jadi pemilik) ?


* Atau mungkin mirip kisah Anda di Kantor/ di Keluarga ?
- Teman / Saudara yang dipercaya pegang toko / usaha, lama-lama bawa pelanggan sendiri, buka toko saingan di sebelahnya dan mematikan toko utamanya ?

- Teman / Saudara yang dititipi tanah / rumah karena harus merantau, tapi beberapa tahun kemudian mengklaim "ini sudah jadi hak saya karena saya yang merawat".

Polanya sama: *Kebun dipercayakan, tapi penggarap ingin jadi pewaris dengan cara membunuh.*


*Tiba-tiba saya berpikir, Tuhan tidak kekurangan penggarap. Jadi jika saya tidak mau berbuah, maka Tuhan akan kasih kepercayaan itu kepada orang lain yang mau berbuah. 
Mungkin jika saya tidak mau bekerja, maka Tuhan akan kasih kepercayaan itu kepada orang lain yang mau bekerja di ladang-Nya.
#


*Temanku mempunyai kebun anggur.
Kebun di lereng bukit yang subur.

Ditanaminya dengan pilihan pokok anggur.

Menggali lubang tempat memeras anggur.

*Dinantinya kebun menghasilkan buah anggur.
Namun Asam hasil buah anggur.
Apa yang harus diperbuatnya untuk kebun anggur.

Apa harus ditebangnya semua pokok anggur.


*Ya Tuhan Allahku...
Tengoklah pohon di kebun anggur-Mu.
Lindungilah batang yang ditanam oleh tangan-Mu.

Aku tidak akan menyimpang dari-Mu.

Aku hidup menyerukan nama-Mu.

*Ya Tuhan Allahku...
Pulihkanlah aku dari sakitku.
Buatlah bersinar wajah-Mu.
Dan selamatlah daku.
Amin.


#




Uploaded Image

2610044. Q & A. TTS ANGKA.

2610044. Question & Answer. TTS ANGKA.
Uploaded Image Uploaded Image

2610043. Q & A. SUDOKU.

2610043. Question & Answer. SUDOKU.
Uploaded Image Uploaded Image

Kamis, 01 Oktober 2026

2610014. Q & A. TTS ANGKA.

2610014. Question & Answer. TTS ANGKA.
Uploaded Image Uploaded Image

2610013. Q & A. SUDOKU.

2610013. Question & Answer. SUDOKU.
Uploaded Image Uploaded Image

Rabu, 30 September 2026

2609301. Segala sesuatu kuanggap sebagai sampah agar aku memperoleh Kristus dan bersatu dengan-Nya.

Rabu Pekan Biasa XXVI, 30 Sep 2026. (Putih)
PW S. Hieronimus, Imam dan Pujangga Gereja

Bacaan I: Ayb 9:1-12.14-16
Mazmur Tanggapan: Mzm 88:10bc-11.12-13.14-15
Bait Pengantar Injil: Flp 3:8-9
Bacaan Injil: Luk 9:57-62




Pernah dengar tentang dua kalimat 'Bos is never wrong'. (Bos tidak pernah salah). Kedua kalimat itu adalah:
1. Bos tidak pernah salah.
2. Kalau merasa Bos salah, ingat peraturan pertama.

Saya merasa Ayub percaya kedua peraturan ini. Ayub punya keyakinan yang 'sangat' kuat kepada Allah. Ayub memiliki totalitas kepercayaan kepada-Nya.

"... masakan manusia benar di hadapan Allah?
Jika ia ingin beperkara dengan Allah
satu dari seribu kali ia tidak dapat membantah-Nya.

Allah itu bijak dan kuat,
siapakah dapat berkeras melawan Dia dan tetap selamat?
Dialah yang memindahkan gunung-gunung tanpa diketahui orang,
yang menjungkir-balikkan dalam murka-Nya.
Ia menggeserkan bumi dari tempatnya,
sehingga tiangnya bergoyang-goyang.
Ia memberi perintah kepada matahari, sehingga tidak terbit,
dan mengurung bintang-bintang dengan meterai.
Seorang diri Ia membentangkan langit,
dan melangkah di atas gelombang-gelombang laut.
Ia menjadikan bintang ...
dan gugusan-gugusan bintang Ruang Selatan.
Dialah yang melakukan perbuatan-perbuatan tegar yang terduga,
dan keajaiban-keajaiban yang tidak terbilang banyak.

Apabila Ia melewati aku, aku tidak melihat-Nya,
dan bila Ia lalu, aku tidak tahu.
Apabila Ia merampas, siapa akan menghalangi-Nya?
Siapa akan menegur-Nya, 'Apa yang Kaulakukan?'
Bagaimana mungkin aku dapat membantah Dia,
dan memilih kata-kata di hadapan Dia?


Walaupun benar, aku tidak mungkin membantah Dia,
malah aku harus memohon belas kasihan kepada yang mendakwa aku.
Bila aku berseru, Ia menjawab;
aku tidak dapat percaya, bahwa Ia sudi mendengarkan suaraku."





Sekali peristiwa,
Ketika Yesus dan murid-murid-Nya sedang dalam perjalanan,
datanglah seorang di tengah jalan, berkata kepada Yesus
"Aku akan mengikut Engkau, ke mana pun Engkau pergi."

Yesus menjawab,
"Serigala mempunyai liang, dan burung mempunyai sarang,
tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat
untuk meletakkan kepala-Nya."

Lalu kepada orang lain Yesus berkata, "Ikutlah Aku."
Berkatalah orang itu,
"Izinkanlah aku mengubur ayahku."
Tetapi Yesus menjawab, "Biarlah orang mati mengubur orang mati;
tetapi engkau, pergilah,
dan wartakanlah Kerajaan Allah di mana-mana."


Dan seorang lain lagi berkata, "Tuhan, aku akan mengikuti Engkau,
tetapi izinkanlah aku pamitan dahulu dengan keluargaku."

Tetapi Yesus berkata,
"Setiap orang yang siap untuk membajak,
tetapi menoleh ke belakang,
tidak layak untuk Kerajaan Allah."




Bagi saya kisah Injil diatas, Yesus menghendaki 'totalitas'. Totalitas percaya lalu melakukan sesuai perkataan-Nya seperti kisah para rasulnya yang segera mengikuti-Nya sesaat setelah diajak mengikuti-Nya.



*Ya Tuhan Allahku...
Semoga doaku sampai ke hadirat-Mu.
Sepanjang hari kuberseru kepada-Mu.
Aku mengulurkan tanganku kepada-Mu.

*Kuberteriak minta tolong kepada-Mu.
Waktu pagi doaku datang ke hadapan-Mu.
Janganlah Kaubuang aku.

Janganlah Kausembunyikan wajah-Mu dari padaku.

*Amin.



#




Uploaded Image

2609304. Q & A. TTS ANGKA.

2609304. Question & Answer. TTS ANGKA.
Uploaded Image Uploaded Image

2609303. Q & A. SUDOKU.

2609303. Question & Answer. SUDOKU.
Uploaded Image Uploaded Image

Rabu, 23 September 2026

2609241. Akulah Jalan Kebenaran dan Hidup hanya melalui Aku orang sampai kepada Bapa.

Kamis Pekan Biasa XXV, 24 Sep 2026. (Hijau)
Bacaan I: Pkh 1:2-11
Mazmur Tanggapan: Mzm 90:3-6.12-14.17
Bait Pengantar Injil: Yoh 14:6
Bacaan Injil: Luk 9:7-9



Benarkah semuanya adalah kesia-siaan di bumi?
(Ini pertanyaan Raja Salomo ±3000 tahun lalu yang menuliskannya di Kitab *Pengkhotbah*).

Kesia-siaan atau *"Hevel"* (Ibrani), artinya *uap, embusan napas, asap*. 
. Kelihatan ada, tapi hilang saat dipegang. 
. Dikejar tidak pernah tertangkap.
. Berasa mengejar angin, tapi tidak pernah bisa digenggam.


*Ada 3 kesia-siaan yang dialami:*

*1. Kesia-siaan Waktu*
_"Kesia-siaan belaka, segala sesuatu adalah sia-sia." (Pengkhotbah 1:2)_
Hari berganti hari, tahun berganti tahun, bangun, makan, bekerja, tidur, dan terus berulang. 

*2. Kesia-siaan Harta dan Prestasi*
Membangun rumah terindah di Bumi, mengumpulkan uang, mengejar jabatan, tapi semua ditinggalkan, tidak ada yang dibawa saat meninggal (Salomo).

*3. Kesia-siaan Jika Tanpa Allah*
Segala usaha menjadi sia-sia kalau hanya untuk diri sendiri. 
> _"Takutlah akan Allah dan berpeganglah pada perintah-perintah-Nya, karena ini adalah kewajiban setiap orang." (Pengkhotbah 12:13)_
- Mendengarkan Sabda Allah 
- Melaksanakannya dengan kasih
- Mengasihi sesama, mengampuni, berbuat baik

. Harta bisa habis. 
. Rumah bisa rusak. 
. Tapi kasih dan ketaatan pada Allah, itu kekal, tidak pernah sia-sia.


*Raja Salomo*, putra Daud adalah Penulis Kitab Pengkhotbah  *(Qohelet)*, artinya *"Sang Pengkhotbah" / "Sang Pemimpin Jemaat".*

> _"Perkataan Pengkhotbah, anak Daud, raja di Yerusalem." (Pengkhotbah 1:1)_
> _"Aku, Pengkhotbah, adalah raja atas Israel di Yerusalem." (Pengkhotbah 1:12)_

Salomo adalah orang yang paling layak menulis ini, karena:

*1. Dia paling berhikmat* — Allah beri hikmat luar biasa (1 Raja-raja 3)
*2. Dia paling kaya* — emas, perak, istana, kebun anggur, semuanya melimpah.
*3. Dia paling berkuasa* — wilayahnya luas, damai, tidak ada perang.

Dia sudah mencoba SEMUA yang dikejar manusia: hikmat, pesta, anggur, proyek besar, harta, musik, wanita. Dan di akhir hidupnya, di usia tuanya, dia menulis kesimpulan jujurnya:

_"Semua itu sia-sia jika tanpa Allah."_

Kitab Pengkhotbah bukan ditulis oleh orang gagal, tapi oleh orang yang *paling berhasil di bumi* dan dia berkesimpulan: keberhasilan tanpa Tuhan pun sia-sia.

Mungkin beberapa tokoh dunia yang tercatat meninggal karena bunuh diri/ kesia-siaan, bisa menjadi contoh: 

*Seni & Sastra*
- *Ernest Hemingway* (1899-1961) - Penulis Amerika, pemenang Nobel Sastra
- *Virginia Woolf* (1882-1941) - Penulis Inggris
- *Yukio Mishima* (1925-1970) - Penulis Jepang
- *Vincent van Gogh* (1853-1890) - Pelukis Belanda.

*Musik & Hiburan*
- *Kurt Cobain* (1967-1994) - Vokalis Nirvana
- *Robin Williams* (1951-2014) - Aktor Amerika
- *Anthony Bourdain* (1956-2018) - Chef dan pembawa acara
- *Chester Bennington* (1976-2017) - Vokalis Linkin Park
- *Avicii / Tim Bergling* (1989-2018) - DJ Swedia

*Pemimpin & Sejarah*
- *Cleopatra VII* (69-30 SM) - Ratu terakhir Mesir
- *Adolf Hitler* (1889-1945) - Diktator Jerman

*Teknologi & Bisnis*
- *Aaron Swartz* (1986-2013) - Programmer, co-founder Reddit
- *George Eastman* (1854-1932) - Pendiri dan pemilik awal Kodak.




Alkisah ketika Herodes, raja Galilea, mendengar segala yang terjadi tentang Yesus,
ia merasa cemas, sebab ada orang yang mengatakan,
bahwa Yohanes telah bangkit dari antara orang mati.
Ada lagi yang mengatakan, bahwa Elia telah muncul kembali,
dan ada pula yang mengatakan,
bahwa seorang dari nabi-nabi zaman dahulu telah bangkit.

Tetapi Herodes berkata, "Yohanes kan telah kupenggal kepalanya.
Siapa gerangan Dia ini, yang kabarnya melakukan hal-hal besar itu?"
Lalu ia berusaha supaya dapat bertemu dengan Yesus.



*Ya Tuhan Allahku ..
Engkaulah tempat perteduhanku.
Engkau mengembalikan manusia kepada debu.
Di mata-Mu seribu tahun seperti kemarin itu

*Engkau menghanyutkanku seperti mimpi itu.
Seperti rumput tumbuh dan berkembang lalu lisut dan layu.

Ajarlah aku menghitung hari-hariku.

Hingga beroleh kebijaksanaan hatiku.

Ya Tuhan sayangilah hamba-Mu.
Kenyangkanlah aku dengan kasih setia-Mu.

Supaya aku bersorak-sorai dan bersukacita sepanjang hayatku.

Kiranya kemurahan Tuhan melimpah atasku.

Ya Tuhan Allahku ..
Aku percaya kepada rencana-Mu.
Teguhkanlah perbuatan tanganku.
Amin.


#





Uploaded Image

Selasa, 22 September 2026

2609221. Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Tuhan dan melakukannya.

Selasa Pekan Biasa XXV, 22 Sep 2026. (Hijau).
Bacaan I: Ams 21:1-6.10-13
Mazmur Tanggapan: Mzm 119:1.27.30.34.35.44
Bait Pengantar Injil: Luk 11:28
Bacaan Injil: Luk 8:19-21



> _“Mendengarkan Sabda Allah dan melaksanakannya”_ — Lukas 11:28

Seorang teman berkata, walaupun memiliki rumah di Mars atau di Bumi atau dimanapun yang seindah apapun — semuanya itu hanya titipan. Tapi kalau kita mendengarkan Sabda dan melakukannya dengan kasih, di mana pun kita tinggal, rumah itu jadi terang.

Di siang hari, bekerja adalah pemberian-Nya, di malam kita diterangi bulan dan kunang-kunang ciptaan-Nya, dan hati tetap damai karena Sabda-Nya tinggal di dalam rumah.


Menurut Injil Suci Lukas, pada suatu hari
datanglah Ibu dan saudara-saudara Yesus hendak bertemu dengan Dia.
Tetapi mereka tidak dapat mencapai Dia karena orang banyak.
Maka diberitahukan kepada Yesus,
"Ibu dan saudara-saudara-Mu ada di luar
dan ingin bertemu dengan Dikau."

Tetapi Yesus menjawab,
"Ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku ialah
mereka yang mendengarkan Sabda Allah dan melaksanakannya."



Hati raja laksana batang air di tangan-Nya.
Dia bisa mengalirkan ke mana saja.

Setiap jalan adalah lurus menurut pandangannya.

Tetapi Dia yang menguji hati dan kebenarannya.

Melakukan kebenaran dan keadilan.
Lebih berkenan di hati-Nya daripada kurban.
Rancangan yang rajin mendatangkan kelimpahan.
Rancangan yang tergesa-gesa mengalami kekurangan.

Jikalau orang bijak diberi pengajaran.
Ia akan memperoleh pengetahuan.
Menjadi bijak dan berpengalaman.
Kepada sesamanya menaruh belas kasihan.


*Ya Tuhan Allahku ..
Berbahagialah yang hidupnya menurut Taurat-Mu.
Buatlah aku mengerti titah-titah-Mu.
Bimbinglah hidupku menurut perintah-Mu.
Supaya kurenungkan keajaiban perbuatan-Mu.

*Aku telah memilih jalan kebenaran-Mu.
Menempatkan hukum-hukum-Mu di hadapanku.
Buatlah aku mengerti dan memegang Hukum-Mu.

Aku hendak memeliharanya dengan segenap hatiku. 

*Amin.



#




Uploaded Image

Senin, 21 September 2026

2609224. Q & A. TTS ANGKA.

2609224. Question & Answer. TTS ANGKA.
Uploaded Image Uploaded Image

2609223. Q & A. SUDOKU.

2609223. Question & Answer. SUDOKU.
Uploaded Image Uploaded Image

Selasa, 15 September 2026

2609164. Q & A. TTS Angka.

2609164. Question & Answer. TTS Angka.
Uploaded Image Uploaded Image

2609163. Q & A. Sudoku.

2609163. Question & Answer. Sudoku.
Uploaded Image Uploaded Image

2609161. Sabda-Mu adalah roh dan kehidupan kekal.

Rabu Pekan Biasa XXIV, 16 Sep 2026. (Merah)
PW S. Kornelius, Paus, dan Siprianus, Uksup; Martir

Warna Liturgi: 
Bacaan I: 1Kor 12:31-13:13
Mazmur Tanggapan: Mzm 33:2-5.12.22
Bait Pengantar Injil: Yoh 6:64b.69b
Bacaan Injil: Luk 7:31-35



Salah satu kekhasan agama Kristen/ Katolik adalah Cinta Kasih. (Cinta kasih itu beda dari cinta biasa).❤️

Cinta biasa = _aku butuh kamu_
Cinta kasih = _aku ingin kamu bahagia, walau bukan sama aku_

*Cinta kasih* itu cinta yang dewasa. Tidak egois, tidak menuntut, tidak memaksa.

*Cinta kasih*  disebut *Metta* (Pali) atau *Loving-kindness*(Inggris).

*Tiga CIRI UTAMA CINTA KASIH:*
*1. Tanpa Syarat*
"Aku sayang kamu APA ADANYA"
*2. Tidak Ingin Memiliki*
"Berkeinginan membahagiakannya"
*3. Aktif Memberi, Bukan Menuntut*
Cinta kasih itu kata kerja, bukan kata sifat.
- Tidak hanya merasa sayang, tapi *bertindak* biar dia tenang, aman, tumbuh.

> *Cinta kasih itu tidak perlu dikatakan/ di story, tapi terasa saat memperlakukan orang.



Maka menarik Surat Pertama Rasul Paulus kepada Jemaat di Korintus, 
Sekalipun aku dapat berbicara
dalam semua bahasa manusia dan malaikat,
tetapi jika tidak mempunyai kasih,
aku seperti gong yang bergaung atau canang yang gemerincing.

Sekali pun aku mempunyai karunia bernubuat
dan aku tahu segala rahasia serta memiliki seluruh pengetahuan;
sekalipun aku memiliki iman sempurna untuk memindahkan gunung,
tetapi jika tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna.

Sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku,
bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar,
tetapi jika tidak mempunyai kasih,
sedikit pun tidak ada faedahnya bagiku.

Kasih itu sabar, murah hati, dan tidak cemburu.
Kasih tidak memegahkan diri,
tidak sombong dan tidak bertindak kurang sopan.
Kasih tidak mencari keuntungan diri sendiri,
tidak cepat marah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain.
Kasih tidak bersukacita atas kelaliman, tetapi atas kebenaran.
Kasih menutupi segala sesuatu, percaya akan segala sesuatu,
mengharapkan segala sesuatu, dan sabar menanggung segala sesuatu.
Kasih tidak berkesudahan.

Nubuat akan berakhir, bahasa roh akan berhenti,
dan pengetahuan akan lenyap
.
Sebab pengetahuan dan nubuat kita tidak sempurna.
Bila yang sempurna tiba, hilanglah yang tidak sempurna.
Sekarang aku mengenal secara tidak sempurna,
tetapi nanti aku akan mengenal secara sempurna. 

Yang terbesar di antara iman, harapan dan kasih ialah kasih!



Namun ada satu sisi menarik, sudah dikasihi namun tidak merasakannya karena merasa itu adalah biasa/ mungkin menyalahkan/ mencela (tidak tahu dirikah?) Mungkin seperti perumpamaan Mutiara berharga yang di injak-injak 'babi'.

Injil Suci menurut Lukas, menceritakan sekali peristiwa berkatalah Yesus kepada orang banyak,
"Dengan apakah akan Kuumpamakan orang-orang dari angkatan ini?
...
'Kami meniup seruling bagimu, tetapi kalian tidak menari.
Kami menyanyikan kidung duka, tetapi kalian tidak menangis.'

Sebab ketika Yohanes Pembaptis datang,
dan ia tidak makan roti, dan tidak minum anggur,
kalian berkata, 'Ia kerasukan setan.'

Kemudian Anak Manusia datang,
Ia makan dan minum, dan kalian berkata,
'Lihatlah, seorang pelahap dan peminum,
sahabat pemungut cukai dan orang berdosa.'
Tetapi hikmat dibenarkan oleh semua orang yang menerimanya."




*Ya Tuhan Allahku ...
Berbahagialah daku 
yang dipilih menjadi milik-Mu.

Maka aku bersyukur kepada-Mu.
Dan aku bermazmur bagi-Mu. 

Kunyanyikan lagu baru bagi-Mu.

*Sebab benarlah firman-Mu itu. 
Dengan kesetiaan segala sesuatu dikerjakan-Mu.
Engkau senang pada keadilan dan hukum-Mu.

Bumi penuh dengan kasih setia-Mu.

*Berbahagialah daku yang dipilih-Mu.
Aku menjadi milik pusaka-Mu.
Kasih setia-Mu kiranya menyertaiku.

Seperti daku berharap kepada-Mu.

Amin.



#





Uploaded Image

2609151. Seorang nabi besar telah muncul di tengah-tengah kita dan Allah mengunjungi umat-Nya.

Selasa Pekan Biasa XXIV, 15 Sep 2026. (Putih)
PW S.P. Maria Berdukacita

Bacaan I: Ibr 5:7-9
Mazmur Tanggapan: Mzm 31:2-3a.3b-4.5-6.15-16.20
Bait Pengantar Injil: Luk 7:16
Bacaan Injil: Yoh 19:25-27




Seorang seniman kaligrafi terkenal diminta menuliskan kalimat bijaksana untuk satu keluarga besar. Seniman itu menuliskan, Kakek meninggal lalu Ayah kemudian Anak pada waktunya masing-masing. Keluarga besar marah karena tulisannya, lalu sang kakek menanyakan maksud dari kalimat seniman itu.
 Seniman menjelaskan dengan tenang, adalah suatu kesedihan besar bila Ayah meninggal terlebih dahulu dari Kakek, apalagi Anak meninggal terlebih dahulu dari Kakek dan Ayahnya. Keluarga besar pun menjadi tenang.


Menurut saya, suatu kesedihan besar, saat Yesus meninggal dahulu daripada Maria, ibu-Nya. Kebiasaan orang Yahudi, Ibu tinggal bersama Anak kandungnya yang hidup baik. Maka saat Yesus menitipkan Maria kepada Yohanes, murid-Nya terkasih, kemungkinan anak Maria hanya Yesus. Dan kedukaan Maria mungkin mirip dengan Janda di Nain yang sempat Anaknya meninggal _(kisah lanjutannya, Anaknya yang masih muda itu dibangkitkan Yesus)_


Waktu Yesus bergantung di salib,
didekat-Nya berdirilah ibu Yesus
dan saudara ibu Yesus,
Maria, isteri Klopas dan Maria Magdalena.
Ketika Yesus melihat ibu-Nya
dan murid yang dikasihi-Nya di sampingnya,
berkatalah Ia kepada ibu-Nya,
"Ibu, inilah, anakmu!"
Kemudian kata-Nya kepada murid-Nya,
"Inilah ibumu!"
Dan sejak saat itu murid itu menerima ibu Yesus di dalam rumahnya.



Banyak orang kuatir akan hidupnya. Dan banyak juga yang memikirkan bagaimana hidupnya setelah mati, maka ada yang berusaha hidup abadi (dengan berbagai cara) atau berusaha agar kematiannya membuat suatu kenangan abadi.

Surat (Paulus/ Barnabas/ Apolos/ Priskila) kepada Orang Ibrani, menuliskan dalam hidup-Nya sebagai manusia,
Kristus telah mempersembahkan doa dan permohonan dengan ratap tangis dan keluhan
kepada Dia yang sanggup menyelamatkan-Nya dari maut.
Dan karena kesalehan-Nya, Ia telah didengarkan.
Akan tetapi, sekalipun Anak Allah,
Yesus telah belajar menjadi taat,
dan ini ternyata dari apa yang telah diderita-Nya.
Dan sesudah mencapai kesempurnaan,
Ia menjadi pokok keselamatan abadi
bagi semua orang yang taat kepada-Nya.


Kesimpulan saya, ikutilah Yesus, belajar taat, dari setiap jalan 'penderitaan' dalam peziarahan di dunia ini, untuk mencapai kesempurnaan, hingga mendapat keselamatan abadi (bersama Allah di Surga melalui Yesus Kristus).



*Ya Tuhan Allahku ...
Selamatkanlah aku oleh kasih setia-Mu.
Aku berlindung pada-Mu.
Janganlah sekalipun aku mendapat malu.

*Luputkanlah aku oleh karena keadilan-Mu.
Sendengkanlah telinga-Mu kepadaku.

Bersegeralah melepaskan daku.

Jadilah bagiku gunung batu.

*Engkaulah perlindunganku  dan keselamatanku.
Engkaulah bukit batu dan pertahananku.
Engkau menuntun dan membimbingku.
Engkau mengeluarkanku dari jaring itu.

*Dalam tangan-Mu kuserahkan nyawaku.
Sudilah Engkau membebaskan aku.
Aku percaya bahwa Engkaulah Allahku.
Masa hidupku ada dalam tangan-Mu.

*Lepaskanlah aku dari tangan musuhku.
Bebaskanlah aku dari pengejarku.

Alangkah limpahnya kebaikan-Mu kepadaku.

Kaulakukan bagi yang berlindung pada-Mu.

Amin.


#





Uploaded Image

Senin, 14 September 2026

2609141. Anak Manusia harus ditinggikan.

Senin Pekan Biasa XXIV, 14 Sep 2026. (Merah)
Pesta Pemuliaan Salib Suci
Bacaan I: Bil 21:4-9
Mazmur Tanggapan: Mzm 78:1-2.34-35.36-37.38
Bacaan II: Flp 2:6-11
Bacaan Injil: Yoh 3:13-17




*_Saya merasa ada_ hubungan antara Patung Ular Tembaga vs Bayangan/Gambaran dari Salib Yesus*
Seperti perkataan Yesus sendiri di Yohanes 3:14-15
> _"Dan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian juga *Anak Manusia harus ditinggikan*, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal."_

*_Menurut saya,_ persamaan Patung Ular Tembaga vs Salib Yesus*
1. *Ditinggikan di atas tiang*  (Bil 21:8) 
_*Ditinggikan di atas kayu salib* (Yoh 3:14)_

2. *Bentuknya ular* = lambang dosa & kutuk
__*Yesus "menjadi dosa"* untuk kita. (2 Kor 5:21)_

3.*Sumber masalah = ular* yang menyembuhkan
_*Sumber kutuk = dosa* yang ditanggung Yesus._

4. *Sembuh dengan cara MELIHAT* (Bil 21:9)
_*Selamat dengan cara PERCAYA/MEMANDANG* (Yoh 3:15)_

5  *Penyelamatan jasmani* dari bisa ular
_*Penyelamatan kekal* dari bisa dosa & maut._

6. *Cuma 1 kali dibuat Musa*
_*Cuma 1 kali Yesus disalib* (Ibr 10:10)_


_Beberapa yang menarik (bagi saya),_
1. *Yang bikin sakit = yang. Menyembuhin*
    Ular yang tadinya membawa kematian, sekarang jadi alat kehidupan.  
   _Salib yang tadinya lambang kutuk & aib, jadi lambang kemenangan & hidup. (Gal 3:13)_

2. *Iman yang sederhana*: Orang Israel tidak perlu bayar, tidak perlu ritual. Cukup "menoleh & melihat".  
    _Saya juga tidak perlu berbuat baik dulu, cukup *"memandang Yesus & percaya"* (Ef 2:8)_

3.  *Ditujukan untuk semua*: Ditaruh di tiang/ tempat tinggi supaya semua orang bisa lihat.  
    _Salib juga untuk *"setiap orang yang percaya"* (Yoh 3:15). Tidak pandang suku._

*4.  *Patung ular = "poster" nya. Salib = "Aslinya".*  
Tuhan kasih contoh di PL supaya 1500 tahun kemudian waktu lihat Yesus disalib, kita langsung mengerti: _"Oh... cukup pandang Dia, maka aku hidup"_



_Menurut Injil Suci Yohanes,_ Yesus berkata kepada Nikodemus (tokoh golongan Farisi, yang ahli & taat melaksanakan hukum Taurat) yang menemui-Nya di suatu malam,
"Tidak ada seorang pun yang telah naik ke surga,
selain Dia yang telah turun dari surga,
yaitu Anak Manusia.


Dan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun,
demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan,
supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya
beroleh hidup yang kekal.
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini,
sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal,
supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa,
melainkan beroleh hidup yang kekal.

Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia
bukan untuk menghakimi dunia,
melainkan untuk menyelamatkannya"



*_Kisah Musa meninggikan ular di padang gurun_ dari Kitab Bilangan, ketika umat Israel berangkat dari Gunung Hor,
mereka berjalan ke arah Laut Teberau
untuk mengelilingi tanah Edom.
Bangsa itu berkata-kata melawan Allah dan Musa,
"Mengapa kamu memimpin kami keluar dari Mesir?
Supaya kami mati di padang gurun ini?
Sebab di sini tidak ada roti dan tidak ada air!
Kami telah muak akan makanan hambar ini!"


Lalu Tuhan menyuruh ular-ular tedung ke antara bangsa itu,
yang memagut mereka,
sehingga banyak dari orang Israel itu mati.
Kejadian itu membuat bangsa itu menemui Musa dan berkata,
"Kami telah berdosa,
sebab kami berkata-kata melawan Tuhan dan engkau;
berdoalah kepada Tuhan,
supaya dijauhkan-Nya ular-ular ini dari pada kami."


Setelah Musa berdoa, berfirmanlah Tuhan kepada Musa,
"Buatlah ular tedung dan taruhlah pada sebuah tiang;
maka setiap orang yang terpagut ular,
jika ia memandangnya, akan tetap hidup."


Musa membuat ular tembaga
dan menaruhnya pada sebuah tiang.
Maka jika seseorang dipagut ular,
dan ia memandang kepada ular tembaga itu,
tetaplah ia hidup.



*Salah satu surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Filipi, menuliskan tentang Yesus Kristus, walaupun dalam rupa Allah,
tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu
sebagai milik yang harus dipertahankan,
Sebaliknya Ia telah mengosongkan diri,
mengambil rupa seorang hamba,
dan menjadi sama dengan manusia.
Dan dalam keadaan sebagai manusia,
Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai wafat,
bahkan sampai wafat di kayu salib.
Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia,
dan menganugerahi-Nya nama di atas segala nama,
supaya dalam nama Yesus
bertekuk-lututlah segala yang ada
di langit,
dan yang ada di atas serta di bawah bumi,
dan bagi kemuliaan Allah Bapa
segala lidah mengakui "Yesus Kristus adalah Tuhan."




*Ya Tuhan Allahku...
Aku takkan melupakan perbuatan-perbuatan-Mu.

Kusendengkan telingaku dan kudengarkan pengajaran-Mu.
Kubuka amsal yang menuturkan hikmah-Mu.

*Aku mencari-Mu dan mendambakan-Mu.
Engkaulah Allah gunung batuku.
Engkaulah Allah yang menebusku.

Kujaga mulut dan lidahku.

*Hatiku setia pada perjanjian-Mu.
Engkau menyayangiku dan mengampuni kesalahanku.
Terbukti Engkau tidak memusnahkanku.
Seringkali Engkau menahan amarah-Mu.

Terima kasih ya Tuhan Allahku...
Amin.



#



Uploaded Image