Rabu, 02 September 2026

2609021. Tuhan  mengutus Aku memaklumkan Injil kepada orang hina dina dan mewartakan pembebasan kepada para tawanan.

Rabu Pekan Biasa XXII, 02 Sep 2026
Bacaan I: 1Kor 3:1-9
Mazmur Tanggapan: Mzm 33:12-13.14-15.20-21
Bait Pengantar Injil: Luk 4:18-19
Bacaan Injil: Luk 4:38-44





*Saya tertarik dengan Manusia Duniawi vs Manusia Rohani*  

*Bila Sumber hidupnya beda. Lalu Tujuannya beda. Hasilnya pasti beda.*

_*BAGAIMANA PINDAH DARI DUNIAWI KE ROHANI?_
1.  *Lahir Baru* - Perlu Roh Kudus 
2.  *Penuhi Roh Kudus tiap hari
3.  *Matikan kedagingan*

Ternyata manusia rohani bisa jatuh, tapi dia cepat bertobat dan bangkit lagi.

*Manusia duniawi* seperti HP tanpa charger (pakai baterai sendiri, cepat habis).  

*Manusia rohani* seperti HP yang selalu 'colok' (sumbernya dari Tuhan jadi tidak habis-habis).

Yesus menghendaki kita menjadi manusia rohani yang bisa diutus-Nya untuk mewartakan Injil Allah.



Menarik Surat Pertama Rasul Paulus
kepada Jemaat di Korintus:
Dahulu aku tidak dapat berbicara kepada kalian
sebagai manusia rohani,
tetapi hanya kepada manusia duniawi
yang belum dewasa dalam Kristus.

Pada waktu itu aku memberikan susu kepadamu,
bukanlah makanan keras,
sebab kalian belum dapat menerimanya.
 
Sekarang pun sebenarnya kalian belum dapat menerimanya,
karena kalian masih manusia duniawi.
Sebab jika di antara kalian ada iri hati dan perselisihan, itu menunjukkan,
bahwa kalian masih manusia duniawi dan hidup secara manusiawi.
Sebagian merasa dari golongan Paulus,
yang lain merasa dari golongan Apolos,
hal itu menunjukkan bahwa kalian manusia duniawi dan bukan rohani.

Apolos dan Paulus,
Pelayan-pelayan Tuhan yang membawa kalian kepada iman,
masing-masing menurut jalan yang diberikan Tuhan kepadanya.

Aku yang menanam, Apolos yang menyiram,
tetapi Allah yang memberi pertumbuhan.
Karena itu
yang penting bukanlah yang menanam atau yang menyiram,
melainkan Allah yang memberi pertumbuhan.

Baik yang menanam maupun yang menyiram adalah sama.
Dan masing-masing akan menerima upah sesuai dengan pekerjaannya.
Sebab kami ini hanyalah kawan sekerja Allah;
sedangkan kalian adalah ladang Allah dan bangunan-Nya.




Suatu ketika Yesus pergi ke rumah Simon.
Adapun ibu mertua Simon sakit deman keras,
dan mereka minta kepada Yesus supaya menolong dia.
Maka Yesus berdiri di sisi wanita itu,
lalu menghardik demamnya.
Segera penyakit itu meninggalkan dia.
Wanita itu segera bangun dan melayani mereka.

Ketika matahari terbenam,
semua orang membawa kerabatnya yang sakit kepada Yesus.
Ia meletakkan tangan atas mereka masing-masing
dan menyembuhkan mereka.
Dari banyak orang keluar juga setan-setan sambil berteriak,
"Engkaulah Anak Allah."

Tetapi dengan keras Yesus melarang mereka berbicara,
karena mereka tahu bahwa Ia Mesias.

Yesus berkata kepada mereka,
"Juga di kota-kota lain Aku harus mewartakan Injil Allah
sebab untuk itulah Aku diutus."





*Ya Tuhan Allahku...
Berbahagialah bangsa
yang dipilih-Mu menjadi milik pusaka-Mu.

Berbahagialah bangsa yang Allahnya Engkau.

Suku bangsa yang dipilih-Mu menjadi milik pusaka-Mu.

Engkau memandang dari surga dan melihatku.
Engkaulah yang membentuk hatiku.

Dan memperhatikan segala pekerjaanku.

Jiwaku menanti-nantikan-Mu.

Engkaulah penolong dan perisaiku.
Karena-Mu bersukacitalah hatiku.

Aku percaya kepada kekudusan nama-Mu.
Engkaulah Tuhan Allah kekuatanku.

Amin.


#



Uploaded Image

Selasa, 01 September 2026

2609011. Seorang nabi besar telah muncul di tengah kita dan Allah mengunjungi umat-Nya.

Selasa Pekan Biasa XXII, 01 Sep 2026
Bacaan I: 1Kor 2:10b-16
Mazmur Tanggapan: Mzm 145:8-9.10-11.12-13ab.13cd-14
Bait Pengantar Injil: Luk 7:16
Bacaan Injil: Luk 4:31-37




*Siapa saja yang tahu Yesus Kristus itu Tuhan?*  
Jawabannya: 
ada yang sadar sejak awal, 
ada yang baru ngerti belakangan,
 ada yang sampai sekarang masih nolak.


*Tahu karena wahyu*: 
Bapa, Roh Kudus, Malaikat, Maria  
*Tahu karena melihat mujizat*:
 Murid, orang banyak  
*Tahu karena kebangkitan*: 
Gereja awal. 

*Akan tahu semua orang*: 
Waktu Yesus datang kembali.

*Tidak mau tahu/ menolak*: 
Karena hati yang keras

*Kuncinya bukan cuma "tahu di kepala"*  
Setan juga tahu Yesus Tuhan. 

Yang diselamatkan adalah *mengaku + percaya + ikut* 

 *Roma 10:9*
_“Jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu... maka kamu akan diselamatkan”_



Kisah menarik terjadi ketika 
Yesus pergi ke Kapernaum, di Galilea.
Yesus mengajar pada hari Sabat, orang-orang takjub mendengar pengajaran-Nya,
sebab perkataan-Nya penuh kuasa.

Di rumah ibadat itu, seorang yang kerasukan setan berteriak dengan suara keras,
"Hai Engkau, Yesus orang Nazaret, apa urusan-Mu dengan kami?
Engkau datang hendak membinasakan kami?
Aku tahu siapa Engkau: Engkaulah Yang Kudus dari Allah."


Tetapi Yesus menghardik dia, kata-Nya,
"Diam, keluarlah dari padanya!"

Maka setan menghempaskan orang itu
ke tengah-tengah orang banyak,
lalu keluar dari padanya, dan sama sekali tidak menyakitinya.

Semua orang takjub, lalu berkata satu sama lain,
"Alangkah hebatnya perkataan ini!
Dengan penuh wibawa dan kuasa
Ia memberi perintah kepada roh-roh jahat,
dan mereka pun keluar."


Maka tersiarlah berita tentang Yesus ke mana-mana di daerah itu.



Roh menyelidiki segala sesuatu,
bahkan hal-hal yang tersembunyi dalam diri Allah.
Tiada manusia yang tahu
apa yang terdapat di dalam dirinya 
selain roh manusia sendiri yang ada di dalam dia.

Tiada orang yang tahu,
apa yang terdapat di dalam diri Allah selain Roh Allah.
Kita menerima roh yang berasal dari Allah,
supaya kita tahu, apa yang dikaruniakan Allah kepada kita.

Kami menjelaskan hal-hal rohani
kepada mereka yang mempunyai Roh,
kami berbicara tentang karunia-karunia Allah
dengan perkataan yang diajarkan kepada kami
bukan oleh hikmat manusia, tetapi oleh Roh.
Kami memiliki pikiran Kristus.

Manusia duniawi
tidak menerima apa yang berasal dari Roh Allah.
Ia tidak dapat pula memahaminya,
sebab hal itu hanya dapat dinilai secara rohani.
Sebab manusia rohani menilai segala sesuatu.

"Siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan,
sehingga ia dapat menasihati Dia."





*Ya Tuhan Allahku
Engkau adil dalam segala tindakan-Mu.
Engkau pengasih dan penyayang kepadaku.

Engkau panjang sabar dan besar kasih setia-Mu.

Engkau baik kepada semua umat-Mu.
Engkau penuh rahmat terhadap ciptaan-Mu.

Segala yang Kaujadikan itu bersyukur kepada-Mu.
Orang-orang yang Kaukasihi memuji-Mu.

Kami mengumumkan kemuliaan kerajaan-Mu,
Kami membicarakan keperkasaan-Mu.

Memaklumkan semarak mulia kerajaan-Mu.

Kerajaan-Mu abadi dan lestari 
pemerintahan-Mu. 

*Engkau setia dalam segala perkataan-Mu.
Engkau penuh kasih setia dalam segala perbuatan-Mu.

Engkaulah penopang bagi semua umat-Mu.

Engkau penegak dalam kelemahanku.

Amin.



#



Uploaded Image