Minggu, 13 September 2026

2609131. Perintah baru Kuberikan kepadamu supaya saling mengasihi sama seperti Aku telah mengasihimu.

Minggu Pekan Biasa XXIV, 13 Sep 2026 (Hijau)
Bacaan I: Sir 27:30-28:9
Mazmur Tanggapan: Mzm 103:1-2.3-4.9-10.11-12
Bacaan II: Rom 14:7-9
Bait Pengantar Injil: Yoh 13:34
Bacaan Injil: Mat 18:21-35




*Mengampuni bisa berarti melepaskan hak untuk balas dendam & membebaskan diri sendiri* (Bukan "melupakan" tapi memilih tidak diikat sama luka itu lagi).

BAGAIMANA caranya Mengampuni?
*1: Akui Sakitnya Dulu*
Jangan pura". Cerita sama Tuhan. Jujur aja: "Tuhan aku sakit, aku marah".

*2: Putuskan dengan Kehendak*
Ampuni itu keputusan, bukan perasaan.  

*3: Lepaskan Hutang*
Bayangin orang itu punya "hutang" luka ke kamu. Mengampuni = menyobek surat hutangnya. 

*4: Doakan yang Nyakitin*
Ini terberat tapi bisa terbebaskan.


*Alasan Kenapa Harus Mengampuni*
1.  *Karena kita sudah diampuni* - 
2.  *Buat kebebasan sendiri (dari keracunan/ sakit hati)* - 
3.  *Biar doa tidak terhalang* 


Seringkali Mengampuni itu proses. Kadang 1x putus, kadang harus tiap hari pas ingatannya muncul lagi.



*Bacaan menarik dari 
Kitab Sirakh yang menuliskan, 
¹Dendam kesumat dan amarah sangatlah mengerikan,
dan orang berdosalah yang dikuasainya.

²Barangsiapa membalas dendam akan dibalas oleh Tuhan.
³Ampunilah kesalahan sesama,
niscaya dosa-dosamu akan dihapus juga, jika engkau berdoa.


Bagaimana orang dapat memohon penyembuhan pada Tuhan,
jika ia menyimpan amarah kepada sesama manusia?

Bolehkah ia mohon ampun atas dosa-dosanya,
kalau ia sendiri tidak menaruh belas kasihan
terhadap seorang manusia yang sama dengannya?


⁴Ingatlah akan akhir hidup dan hentikanlah permusuhan.
...
⁵Ingatlah akan perintah-perintah,
dan jangan mendendami sesama manusia.

⁶Ingatlah perjanjian dari Yang Mahatinggi, 
ampunilah kesalahan sesama.
⁷Jauhi pertikaian, 
mengurangkan dosa...

Orang berdosa mengganggu persahabatan,...
di antara orang yang hidup dengan damai.



Idenya disambung dengan bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Roma, yang menuliskan,
¹Tidak ada seorang pun .. hidup untuk dirinya sendiri,
dan tidak ada seorang pun yang mati untuk dirinya sendiri.
Jika hidup, hiduplah untuk Tuhan,
dan jika mati, matilah untuk Tuhan.
Jadi entah hidup entah mati, kita tetap milik Tuhan.

²Kristus telah mati dan hidup kembali,..
Ia menjadi Tuhan
baik atas orang-orang mati maupun atas orang-orang hidup.




Ide pengampunan diperkuat Injil Suci Matius tentang perkataan Yesus kepada Petrus tentang sampai tujuh kalikah harus mengampuni
jika saudara berbuat dosa terhadapnya,
 "Bukan sampai tujuh kali,
melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali.


Alkisah, seorang raja mengadakan perhitungan dengan hamba-hambanya.
Dihadapkanlah kepadanya seorang hambanya (XM) yang tidak mampu melunasi hutangnya, hutangnya sepuluh ribu talenta (Estimasi: 10.000talenta x 6.000dinar @Rp.100.000/hari =~Rp.6.Juta Juta =~Rp.6.triliun).
 
Karena hamba (XM) itu bersujud menyembah dan berjanji mau membayar lunas hutangnya, sehingga raja tergeraklah hati raja itu oleh belas kasihan, lalu berkata akan membebaskan/ menghapuskan hutangnya (XM).

Selesai perhitungan raja, maka bubarlah para hamba-hamba raja itu. Saat keluar hamba (XM) itu bertemu dengan seorang hamba lain (C) yang berhutang kepadanya seratus dinar (Estimasi: 100dinar @Rp.100.000/hari =~Rp.10. Juta).
Ia (XM) menangkap dan mencekik kawannya (C) itu, agar segera membayar hutangnya. 
Sujud & permohonan kawannya itu (C), ditolaknya. Ia (XM) menyerahkan kawannya itu (C), ke dalam penjara sampai dilunaskannya segala hutang itu.

Melihat itu kawan-kawannya yang lain sangat sedih, lalu menyampaikan segala yang terjadi kepada raja.
Raja itu menyuruh memanggil hamba pertama tadi (XM)
dan berkata kepadanya (XM),
Hai hamba (XM) yang jahat!
Seluruh hutangmu telah kuhapuskan
karena engkau 
(XM) memohonnya kepadaku.
Bukankah engkau pun 
(XM) harus mengasihani kawanmu
seperti aku telah mengasihani engkau (XM) ?

Maka marahlah raja itu
dan menyerahkan dia (XM) kepada algojo-algojo,
sampai ia (XM) melunaskan seluruh hutangnya.

Demikianlah Bapa-Ku yang di surga akan berbuat terhadap kamu,
apabila kamu masing-masing tidak mengampuni saudaramu

dengan segenap hatimu."



*Ya Tuhan Allahku...
Engkau mengasihi dan menyayangiku.
Engkau panjang sabar dan berlimpah kasih setia-Mu.
Engkau mengampuni segala kesalahanku.

*Engkau menyembuhkan segala penyakitku.
Engkau menebus hidupku dari dosaku.

Engkau memahkotaiku dengan kasih setia dan rahmat-Mu.

*Tidak terus menerus kemurkaan-Mu.
Tidak untuk selamanya dendam-Mu.

Engkau tidak memperlakukanku setimpal dosaku.

Engkau tidak membalasku setimpal kesalahanku.

*Segenap jiwaku memuji-Mu.
Segenap batinku memuji nama-Mu.
Takkan kulupa segala kebaikan-Mu.
Sungguh besar kasih setia-Mu.

Amin.


#



Uploaded Image


Tidak ada komentar:

Posting Komentar