Senin, 05 Oktober 2026

2610065. Duduk, diam, dengarkan Sabda-Nya.

Inti Injil Selasa ini tentang Maria & Marta, bukan Yesus melarang kerja. 
Yesus melarang hati yang kuatir dan mengeluh karena lupa duduk mendengarkan dulu Sabda-Nya.


Paulus di bacaan pertama Selasa ini (Gal 1:13-24) adalah contoh Marta yang bertobat. Dulu Paulus sibuk sekali menganiaya Gereja, sangat aktif untuk agamanya tapi tidak pernah duduk mendengarkan Yesus. Begitu dia berhenti dan mendengarkan-Nya di jalan Damaskus, seluruh hidupnya berubah dari penganiaya jadi pewarta.


Jadi bagaimana kalau sebelum sibuk seperti Marta, luangkan waktu 5-10 menit jadi Maria ?
 Duduk, diam, dengarkan Sabda-Nya.



#




Uploaded Image

2610062. Ora et Labora — Berdoa dan Bekerja.


Alkisah Benediktus pendiri biara menulis aturan hidup: 
*Ora et Labora — Berdoa dan Bekerja.*

Biarawan Benediktin kerja keras di ladang, masak, menyalin kitab. _(seperti Marta dalam Injil)._
Tapi lonceng berbunyi 7 kali sehari untuk berhenti dan berdoa.
_(seperti Maria dalam Injil)._
 

Benediktus bilang: 
Kalau hanya kerja (Marta saja), kita jadi budak.
Kalau hanya doa (Maria saja), kita jadi pemalas. 
Harus dua-duanya, tapi Maria dulu, baru Marta.


*Kenapa Yesus bilang "Maria memilih bagian yang terbaik yang tidak akan diambil"?*

Karena makanan yang dibuat Marta akan habis, piring kotor lagi, rumah berantakan lagi. Tapi apa yang didengarkan Maria di kaki Yesus akan tinggal selamanya.




*Ada juga kisah nyata di keluarga, saat ibu yang sibuk seharian di dapur pas Natal atau Lebaran.  Masak, beres-beres, marah-marah karena merasa tidak dibantu.

Sementara anak-anaknya duduk ngobrol tertawa dengan keluarga besar (ada kakek, nenek dan para tua-tua) di ruang tamu.

Ibu itu merasa seperti Marta: "Tidakkah kalian peduli aku repot sendiri?" 
Tapi keluarga besar sebenarnya lebih senang kalau ibu duduk 5-10 menit ngobrol dulu, daripada dapat makanan banyak tapi dengan wajah marah.



#




Uploaded Image

2610061. Berbahagia yang mendengarkan sabda Tuhan dan melaksanakannya.

Selasa Pekan Biasa XXVII, 06 Okt 2026. (Hijau)
PF S. Bruno, Imam

Warna Liturgi: 
Bacaan I: Gal 1:13-24
Mazmur Tanggapan: Mzm 139:1-3.13-14ab.14c-15
Bait Pengantar Injil: Luk 11:28
Bacaan Injil: Luk 10:38-42




*Bagi saya, menarik perkataan Yesus kepada Marta yang sibuk melayani dan meminta kepedulian-Nya untuk menegur saudarinya, Maria 'yang' hanya duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan sabda-Nya,
"Marta, Marta,
engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara,
padahal hanya satu saja yang perlu.
Maria telah memilih bagian yang terbaik,
yang tidak akan diambil dari padanya."




*Alkisah ada kisah nyata, Bunda Teresa dari Kalkuta menegur suster 'yang terlalu jadi Marta' karena suster itu mengeluh, "Mother, tugas melayani orang miskin terlalu banyak, bisakah jam doa di depan Sakramen Maha Kudus dikurangi supaya lebih banyak kerja?"

Bunda Teresa jawab kebalikannya: _"Kalau kerja kalian bertambah banyak, maka jam doa kalian harus ditambah, bukan dikurangi."_

Jadilah Maria dulu yang mendengarkan Sabda Yesus, lalu jadilah Marta yang sibuk melayani agar tidak jadi keletihan dan keluhan dalam melayani sesama (baca: Yesus).




Ya Tuhan Allahu...
Tuntunlah aku di kekekalan jalan-Mu.
Engkau menyelidiki dan mengenalku.

Engkau mengetahui posisi aku. 

Dari jauhpun Engkau mengerti pikiranku.


Engkau memeriksa dan memaklumi segala jalanku.
Engkaulah yang membentuk buah pinggangku.
Engkaulah yang menenunku dalam kandungan ibuku.

Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena misteri kejadianku.

*Jiwaku benar-benar menyadari keajaiban perbuatan-Mu.
Tulang-tulangku tidak terlindung bagi-Mu.

Di tempat yang tersembunyi Kau jadikan aku.
Aku bersyukur kepada-Mu selalu.

Amin.



#




Uploaded Image

Minggu, 04 Oktober 2026

260052. Good Samaritan Laws.

Kisah Inspiratif:

 *Dia yang dianggap musuh, yang berbeda agama/ keyakinan, yang direndahkan, justru dia yang berhenti menolong.*


Di negara seperti Australia dan Kanada ada _Good Samaritan Laws_ 
— hukum yang melindungi orang yang menolong orang tidak dikenal di jalan, supaya tidak dituntut kalau korbannya tidak tertolong. 


*Banyak kasus di tol Jakarta-Cikampek: pengemudi yang kecelakaan ditolong justru oleh sopir truk yang biasanya dianggap kasar, sementara mobil mewah lewat saja.


* Seorang ibu rumah tangga jatuh di pasar, yang menolong dan bawa ke klinik bukan tetangga se-lingkungan, tapi ibu penjual sayur yang beragama beda dan sering kita anggap "orang lain".

* Anak muda yang mogok di jalan jam 11 malam, yang berhenti dan pinjamkan alat bukan temannya, tapi tukang ojek pangkalan yang beda suku.



 *"Maukah engkau menjadi sesama bagi orang yang terluka di depanmu, bahkan jika dia adalah orang yang selama ini kau anggap musuh?"*

> "Pergilah, dan perbuatlah demikian!"


#




Uploaded Image

260051. Kamu saling mengasihi seperti Aku telah mengasihi kamu.

Senin Pekan Biasa XXVII, 05 Okt 2026. (Hijau)
PF S. Faustina Kowalska, Perawan

Warna Liturgi: 
Bacaan I: Gal 1:6-12
Mazmur Tanggapan: Mzm 111:1-2.7-9.10c
Bait Pengantar Injil: Yoh 13:34
Bacaan Injil: Luk 10:25-37



*"Kasihilah Tuhan, Allahmu,
dengan segenap hati dan dengan segenap jiwamu,
dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu.
dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri."


*Tahu bukan berarti melakukan.

*Saya terinspirasi kisah Pastor yang ditolong Gusdurian — Ketapang, Kalimantan. (http://Sesawi.net).

*Alkisah, seorang Pastor Katolik dari Tayap jatuh motor di jalan berpasir, tanki pecah, bensin tumpah. Motor tidak bisa dinyalakan.

Beberapa motor lewat, tidak mau berhenti. Imam dan Lewi versi modern.

Lalu datang seorang bapak pulang dari ladang, pakai motor bebek. Dia berhenti, mendorong motor pastor sejauh 50 km kembali ke Ketapang dengan kakinya di pedal.

Saat ngobrol, bapak itu bilang: _"Saya muridnya Gus Dur, Romo. Awake dhewe seduluran."_ 

Seorang Muslim menolong seorang Pastor Katolik. 
(Miripkah Orang Samaria menolong orang Yahudi?).



*Saya rasanya pernah ditanya seseorang tentang pertanyaan yang hampir sama dari seorang ahli kitab yang mencobai Yesus, tentang siapakah sesama manusia, saya menjawab, 
"Ada seorang yang pergi dari desa ke kota dan harus melewati hutan/ daerah rawan bahaya, lalu dia jatuh ke tangan para perampok yang merampoknya, memukulinya, lalu meninggalkannya setengah mati disana.

Kemudian ada seorang imam (pemimpin agama) turun melalui jalan itu, hanya melihat orang itu, tetapi ia melewatinya dari seberang jalan.

Berikutnya seorang seorang pemimpin umat datang ke tempat itu. Ia melihat orang itu tapi ia segera melewatinya dari seberang jalan.

Lalu datanglah seorang desa yang ketika ia melihat orang itu, tergeraklah hatinya oleh belas kasihan.
Ia pergi kepadanya lalu membalut luka-lukanya,
sesudah menyiraminya dengan minyak dan anggur (obat).
Kemudian
ia menaikkan orang itu ke atas keledai tunggangannya sendiri
lalu membawanya ke tempat penginapan terdekat dan merawatnya.
Keesokan harinya
ia menyerahkan dua ratus ribu yang hanya dimilikinya kepada pemilik penginapan itu,
katanya, 'Rawatlah dia, dan jika kaubelanjakan lebih dari ini,
aku akan menggantinya waktu aku kembali.'"


*Pertanyaan refleksi untuk saya:
Siapakah sesama manusia
dari orang yang jatuh ke tangan perampok (kesusahan) itu?

Saya juga pernah diposisi orang 'yang menolong' dan juga"yang melewati" orang yang sedang kesusahan (kecelakaan).

Saya juga pernah diposisi orang 'yang ditolong' dan juga"yang dilewati" saat saya sedang kesusahan (kecelakaan).



*Ya Tuhan Allahku...
Engkau selalu ingat akan perjanjian-Mu.
Sungguh besarlah perbuatan-perbuatan-Mu.
Aku bersyukur kepada-Mu dengan segenap hatiku.

*Kebenaran dan keadilan ialah Perbuatan tangan-Mu.
Perintah-Mu kokoh lestari selalu.
Engkau memberikan kebebasan kepada umat-Mu.

Perjanjian-Mu kudus dan dahsyatlah nama-Mu.

*Amin.


#



Uploaded Image

2610054. Q & A. TTS ANGKA.

2610054. Question & Answer. TTS ANGKA. 
Uploaded Image Uploaded Image

2610053. Q & A. SUDOKU.

2610053. Question & Answer. SUDOKU. 
Uploaded Image Uploaded Image

Sabtu, 03 Oktober 2026

2610042. Kisah Wayang Pandawa dan Kurawa.

Kisah Wayang Pandawa dan Kurawa.


Alkisah Pandu menitipkan kerajaan Astina kepada kakaknya Destarastra, dengan pesan "Kembalikan nanti kalau Pandawa sudah dewasa". Namun Destarastra dan anak-anaknya, Kurawa, sudah terlanjur enak merasakan manisnya kuasa. 

Pepatah Jawanya: 
_"bareng wis ngrasakke manising gula banjur emoh nglepeh"_
- sudah merasakan enaknya gula, tidak mau melepas.

Berkali-kali Pandawa kirim utusan: Kunti, Drupada, terakhir Kresna. Semua ditolak. Akhirnya harus perang Bharatayudha.



#




Uploaded Image

2610041. Aku telah memilihmu supaya kamu menghasilkan buah yang tetap.

Minggu Pekan Biasa XXVII, 04 Okt 2026. (Hijau)
Bacaan I: Yes 5:1-7
Mazmur Tanggapan: Mzm 80:9.12.13-14.15-16.19-20
Bacaan II: Flp 4:6-9
Bait Pengantar Injil: Yoh 15:16
Bacaan Injil: Mat 21:33-43




Menarik perumpamaan Yesus
kepada imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi,
"Seorang tuan tanah membuka kebun anggur, kemudian ia menyewakan kebun itu kepada penggarap-penggarap, karena harus berangkat ke negeri lain.

Ketika hampir tiba musim petik,
ia menyuruh hamba-hambanya kepada penggarap-penggarap itu
untuk menerima hasil yang menjadi bagiannya.
Tetapi para penggarap menangkap hamba-hambanya itu:
ada yang dipukuli,
ada yang dibunuh,
ada yang dilempari batu.
Kejadian berulang kembali bila tuan itu menyuruh hamba-hamba yang lain, dengan lebih banyak daripada yang pertama.
Akhirnya tuan itu menyuruh anaknya kepada mereka,
pikirnya, 'Anakku pasti mereka segani.'


Tetapi ketika para penggarap melihat anak itu,
mereka saling berkata,
'Ia adalah ahli waris!
Mari kita bunuh dia, supaya warisannya menjadi milik kita.'
Maka mereka menangkap dia,
lalu membunuhnya.

Akhirnya terpaksa tuan kebun anggur itu datang, membinasakan orang-orang jahat itu,
dan kebun anggur itu ia sewakan
kepada penggarap-penggarap lain,
yang akan menyerahkan hasil kepadanya pada waktunya."


*Ada kisah nyata dengan pola yang hampir sama dengan Injil Minggu ini. Pola *"Tuan baik - Penggarap lupa diri - Ingin memiliki - Bunuh ahli waris"* itu terjadi. Kisah Nyata di Sumatera - PTPN IV vs Penggarap

Tahun 1997, sekelompok penggarap mengklaim lahan 105 hektar milik PTPN IV di Sumatera, karena mereka sudah menggarap, membangun rumah, menanam disana.

PTPN menggugat dan menang di semua tingkat: PN tahun 1998, Pengadilan Tinggi, bahkan Kasasi di MA tahun 2000 dan PK tahun 2009. Secara hukum sah itu kebun PTPN.

Tapi penggarap tetap menolak keluar, karena merasa "kami yang sudah menghidupkan kebun ini, jadi ini milik kami." Butuh eksekusi bertahun-tahun baru kebun bisa kembali ke PTPN IV.
Miripkah dengan penggarap dalam Injil yang terkena penyakit "lupa diri" (dari penyewa jadi pemilik) ?


* Atau mungkin mirip kisah Anda di Kantor/ di Keluarga ?
- Teman / Saudara yang dipercaya pegang toko / usaha, lama-lama bawa pelanggan sendiri, buka toko saingan di sebelahnya dan mematikan toko utamanya ?

- Teman / Saudara yang dititipi tanah / rumah karena harus merantau, tapi beberapa tahun kemudian mengklaim "ini sudah jadi hak saya karena saya yang merawat".

Polanya sama: *Kebun dipercayakan, tapi penggarap ingin jadi pewaris dengan cara membunuh.*


*Tiba-tiba saya berpikir, Tuhan tidak kekurangan penggarap. Jadi jika saya tidak mau berbuah, maka Tuhan akan kasih kepercayaan itu kepada orang lain yang mau berbuah. 
Mungkin jika saya tidak mau bekerja, maka Tuhan akan kasih kepercayaan itu kepada orang lain yang mau bekerja di ladang-Nya.
#


*Temanku mempunyai kebun anggur.
Kebun di lereng bukit yang subur.

Ditanaminya dengan pilihan pokok anggur.

Menggali lubang tempat memeras anggur.

*Dinantinya kebun menghasilkan buah anggur.
Namun Asam hasil buah anggur.
Apa yang harus diperbuatnya untuk kebun anggur.

Apa harus ditebangnya semua pokok anggur.


*Ya Tuhan Allahku...
Tengoklah pohon di kebun anggur-Mu.
Lindungilah batang yang ditanam oleh tangan-Mu.

Aku tidak akan menyimpang dari-Mu.

Aku hidup menyerukan nama-Mu.

*Ya Tuhan Allahku...
Pulihkanlah aku dari sakitku.
Buatlah bersinar wajah-Mu.
Dan selamatlah daku.
Amin.


#




Uploaded Image

2610044. Q & A. TTS ANGKA.

2610044. Question & Answer. TTS ANGKA.
Uploaded Image Uploaded Image

2610043. Q & A. SUDOKU.

2610043. Question & Answer. SUDOKU.
Uploaded Image Uploaded Image

Kamis, 01 Oktober 2026

2610014. Q & A. TTS ANGKA.

2610014. Question & Answer. TTS ANGKA.
Uploaded Image Uploaded Image

2610013. Q & A. SUDOKU.

2610013. Question & Answer. SUDOKU.
Uploaded Image Uploaded Image

Rabu, 30 September 2026

2609301. Segala sesuatu kuanggap sebagai sampah agar aku memperoleh Kristus dan bersatu dengan-Nya.

Rabu Pekan Biasa XXVI, 30 Sep 2026. (Putih)
PW S. Hieronimus, Imam dan Pujangga Gereja

Bacaan I: Ayb 9:1-12.14-16
Mazmur Tanggapan: Mzm 88:10bc-11.12-13.14-15
Bait Pengantar Injil: Flp 3:8-9
Bacaan Injil: Luk 9:57-62




Pernah dengar tentang dua kalimat 'Bos is never wrong'. (Bos tidak pernah salah). Kedua kalimat itu adalah:
1. Bos tidak pernah salah.
2. Kalau merasa Bos salah, ingat peraturan pertama.

Saya merasa Ayub percaya kedua peraturan ini. Ayub punya keyakinan yang 'sangat' kuat kepada Allah. Ayub memiliki totalitas kepercayaan kepada-Nya.

"... masakan manusia benar di hadapan Allah?
Jika ia ingin beperkara dengan Allah
satu dari seribu kali ia tidak dapat membantah-Nya.

Allah itu bijak dan kuat,
siapakah dapat berkeras melawan Dia dan tetap selamat?
Dialah yang memindahkan gunung-gunung tanpa diketahui orang,
yang menjungkir-balikkan dalam murka-Nya.
Ia menggeserkan bumi dari tempatnya,
sehingga tiangnya bergoyang-goyang.
Ia memberi perintah kepada matahari, sehingga tidak terbit,
dan mengurung bintang-bintang dengan meterai.
Seorang diri Ia membentangkan langit,
dan melangkah di atas gelombang-gelombang laut.
Ia menjadikan bintang ...
dan gugusan-gugusan bintang Ruang Selatan.
Dialah yang melakukan perbuatan-perbuatan tegar yang terduga,
dan keajaiban-keajaiban yang tidak terbilang banyak.

Apabila Ia melewati aku, aku tidak melihat-Nya,
dan bila Ia lalu, aku tidak tahu.
Apabila Ia merampas, siapa akan menghalangi-Nya?
Siapa akan menegur-Nya, 'Apa yang Kaulakukan?'
Bagaimana mungkin aku dapat membantah Dia,
dan memilih kata-kata di hadapan Dia?


Walaupun benar, aku tidak mungkin membantah Dia,
malah aku harus memohon belas kasihan kepada yang mendakwa aku.
Bila aku berseru, Ia menjawab;
aku tidak dapat percaya, bahwa Ia sudi mendengarkan suaraku."





Sekali peristiwa,
Ketika Yesus dan murid-murid-Nya sedang dalam perjalanan,
datanglah seorang di tengah jalan, berkata kepada Yesus
"Aku akan mengikut Engkau, ke mana pun Engkau pergi."

Yesus menjawab,
"Serigala mempunyai liang, dan burung mempunyai sarang,
tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat
untuk meletakkan kepala-Nya."

Lalu kepada orang lain Yesus berkata, "Ikutlah Aku."
Berkatalah orang itu,
"Izinkanlah aku mengubur ayahku."
Tetapi Yesus menjawab, "Biarlah orang mati mengubur orang mati;
tetapi engkau, pergilah,
dan wartakanlah Kerajaan Allah di mana-mana."


Dan seorang lain lagi berkata, "Tuhan, aku akan mengikuti Engkau,
tetapi izinkanlah aku pamitan dahulu dengan keluargaku."

Tetapi Yesus berkata,
"Setiap orang yang siap untuk membajak,
tetapi menoleh ke belakang,
tidak layak untuk Kerajaan Allah."




Bagi saya kisah Injil diatas, Yesus menghendaki 'totalitas'. Totalitas percaya lalu melakukan sesuai perkataan-Nya seperti kisah para rasulnya yang segera mengikuti-Nya sesaat setelah diajak mengikuti-Nya.



*Ya Tuhan Allahku...
Semoga doaku sampai ke hadirat-Mu.
Sepanjang hari kuberseru kepada-Mu.
Aku mengulurkan tanganku kepada-Mu.

*Kuberteriak minta tolong kepada-Mu.
Waktu pagi doaku datang ke hadapan-Mu.
Janganlah Kaubuang aku.

Janganlah Kausembunyikan wajah-Mu dari padaku.

*Amin.



#




Uploaded Image

2609304. Q & A. TTS ANGKA.

2609304. Question & Answer. TTS ANGKA.
Uploaded Image Uploaded Image

2609303. Q & A. SUDOKU.

2609303. Question & Answer. SUDOKU.
Uploaded Image Uploaded Image

Rabu, 23 September 2026

2609241. Akulah Jalan Kebenaran dan Hidup hanya melalui Aku orang sampai kepada Bapa.

Kamis Pekan Biasa XXV, 24 Sep 2026. (Hijau)
Bacaan I: Pkh 1:2-11
Mazmur Tanggapan: Mzm 90:3-6.12-14.17
Bait Pengantar Injil: Yoh 14:6
Bacaan Injil: Luk 9:7-9



Benarkah semuanya adalah kesia-siaan di bumi?
(Ini pertanyaan Raja Salomo ±3000 tahun lalu yang menuliskannya di Kitab *Pengkhotbah*).

Kesia-siaan atau *"Hevel"* (Ibrani), artinya *uap, embusan napas, asap*. 
. Kelihatan ada, tapi hilang saat dipegang. 
. Dikejar tidak pernah tertangkap.
. Berasa mengejar angin, tapi tidak pernah bisa digenggam.


*Ada 3 kesia-siaan yang dialami:*

*1. Kesia-siaan Waktu*
_"Kesia-siaan belaka, segala sesuatu adalah sia-sia." (Pengkhotbah 1:2)_
Hari berganti hari, tahun berganti tahun, bangun, makan, bekerja, tidur, dan terus berulang. 

*2. Kesia-siaan Harta dan Prestasi*
Membangun rumah terindah di Bumi, mengumpulkan uang, mengejar jabatan, tapi semua ditinggalkan, tidak ada yang dibawa saat meninggal (Salomo).

*3. Kesia-siaan Jika Tanpa Allah*
Segala usaha menjadi sia-sia kalau hanya untuk diri sendiri. 
> _"Takutlah akan Allah dan berpeganglah pada perintah-perintah-Nya, karena ini adalah kewajiban setiap orang." (Pengkhotbah 12:13)_
- Mendengarkan Sabda Allah 
- Melaksanakannya dengan kasih
- Mengasihi sesama, mengampuni, berbuat baik

. Harta bisa habis. 
. Rumah bisa rusak. 
. Tapi kasih dan ketaatan pada Allah, itu kekal, tidak pernah sia-sia.


*Raja Salomo*, putra Daud adalah Penulis Kitab Pengkhotbah  *(Qohelet)*, artinya *"Sang Pengkhotbah" / "Sang Pemimpin Jemaat".*

> _"Perkataan Pengkhotbah, anak Daud, raja di Yerusalem." (Pengkhotbah 1:1)_
> _"Aku, Pengkhotbah, adalah raja atas Israel di Yerusalem." (Pengkhotbah 1:12)_

Salomo adalah orang yang paling layak menulis ini, karena:

*1. Dia paling berhikmat* — Allah beri hikmat luar biasa (1 Raja-raja 3)
*2. Dia paling kaya* — emas, perak, istana, kebun anggur, semuanya melimpah.
*3. Dia paling berkuasa* — wilayahnya luas, damai, tidak ada perang.

Dia sudah mencoba SEMUA yang dikejar manusia: hikmat, pesta, anggur, proyek besar, harta, musik, wanita. Dan di akhir hidupnya, di usia tuanya, dia menulis kesimpulan jujurnya:

_"Semua itu sia-sia jika tanpa Allah."_

Kitab Pengkhotbah bukan ditulis oleh orang gagal, tapi oleh orang yang *paling berhasil di bumi* dan dia berkesimpulan: keberhasilan tanpa Tuhan pun sia-sia.

Mungkin beberapa tokoh dunia yang tercatat meninggal karena bunuh diri/ kesia-siaan, bisa menjadi contoh: 

*Seni & Sastra*
- *Ernest Hemingway* (1899-1961) - Penulis Amerika, pemenang Nobel Sastra
- *Virginia Woolf* (1882-1941) - Penulis Inggris
- *Yukio Mishima* (1925-1970) - Penulis Jepang
- *Vincent van Gogh* (1853-1890) - Pelukis Belanda.

*Musik & Hiburan*
- *Kurt Cobain* (1967-1994) - Vokalis Nirvana
- *Robin Williams* (1951-2014) - Aktor Amerika
- *Anthony Bourdain* (1956-2018) - Chef dan pembawa acara
- *Chester Bennington* (1976-2017) - Vokalis Linkin Park
- *Avicii / Tim Bergling* (1989-2018) - DJ Swedia

*Pemimpin & Sejarah*
- *Cleopatra VII* (69-30 SM) - Ratu terakhir Mesir
- *Adolf Hitler* (1889-1945) - Diktator Jerman

*Teknologi & Bisnis*
- *Aaron Swartz* (1986-2013) - Programmer, co-founder Reddit
- *George Eastman* (1854-1932) - Pendiri dan pemilik awal Kodak.




Alkisah ketika Herodes, raja Galilea, mendengar segala yang terjadi tentang Yesus,
ia merasa cemas, sebab ada orang yang mengatakan,
bahwa Yohanes telah bangkit dari antara orang mati.
Ada lagi yang mengatakan, bahwa Elia telah muncul kembali,
dan ada pula yang mengatakan,
bahwa seorang dari nabi-nabi zaman dahulu telah bangkit.

Tetapi Herodes berkata, "Yohanes kan telah kupenggal kepalanya.
Siapa gerangan Dia ini, yang kabarnya melakukan hal-hal besar itu?"
Lalu ia berusaha supaya dapat bertemu dengan Yesus.



*Ya Tuhan Allahku ..
Engkaulah tempat perteduhanku.
Engkau mengembalikan manusia kepada debu.
Di mata-Mu seribu tahun seperti kemarin itu

*Engkau menghanyutkanku seperti mimpi itu.
Seperti rumput tumbuh dan berkembang lalu lisut dan layu.

Ajarlah aku menghitung hari-hariku.

Hingga beroleh kebijaksanaan hatiku.

Ya Tuhan sayangilah hamba-Mu.
Kenyangkanlah aku dengan kasih setia-Mu.

Supaya aku bersorak-sorai dan bersukacita sepanjang hayatku.

Kiranya kemurahan Tuhan melimpah atasku.

Ya Tuhan Allahku ..
Aku percaya kepada rencana-Mu.
Teguhkanlah perbuatan tanganku.
Amin.


#





Uploaded Image

Selasa, 22 September 2026

2609221. Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Tuhan dan melakukannya.

Selasa Pekan Biasa XXV, 22 Sep 2026. (Hijau).
Bacaan I: Ams 21:1-6.10-13
Mazmur Tanggapan: Mzm 119:1.27.30.34.35.44
Bait Pengantar Injil: Luk 11:28
Bacaan Injil: Luk 8:19-21



> _“Mendengarkan Sabda Allah dan melaksanakannya”_ — Lukas 11:28

Seorang teman berkata, walaupun memiliki rumah di Mars atau di Bumi atau dimanapun yang seindah apapun — semuanya itu hanya titipan. Tapi kalau kita mendengarkan Sabda dan melakukannya dengan kasih, di mana pun kita tinggal, rumah itu jadi terang.

Di siang hari, bekerja adalah pemberian-Nya, di malam kita diterangi bulan dan kunang-kunang ciptaan-Nya, dan hati tetap damai karena Sabda-Nya tinggal di dalam rumah.


Menurut Injil Suci Lukas, pada suatu hari
datanglah Ibu dan saudara-saudara Yesus hendak bertemu dengan Dia.
Tetapi mereka tidak dapat mencapai Dia karena orang banyak.
Maka diberitahukan kepada Yesus,
"Ibu dan saudara-saudara-Mu ada di luar
dan ingin bertemu dengan Dikau."

Tetapi Yesus menjawab,
"Ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku ialah
mereka yang mendengarkan Sabda Allah dan melaksanakannya."



Hati raja laksana batang air di tangan-Nya.
Dia bisa mengalirkan ke mana saja.

Setiap jalan adalah lurus menurut pandangannya.

Tetapi Dia yang menguji hati dan kebenarannya.

Melakukan kebenaran dan keadilan.
Lebih berkenan di hati-Nya daripada kurban.
Rancangan yang rajin mendatangkan kelimpahan.
Rancangan yang tergesa-gesa mengalami kekurangan.

Jikalau orang bijak diberi pengajaran.
Ia akan memperoleh pengetahuan.
Menjadi bijak dan berpengalaman.
Kepada sesamanya menaruh belas kasihan.


*Ya Tuhan Allahku ..
Berbahagialah yang hidupnya menurut Taurat-Mu.
Buatlah aku mengerti titah-titah-Mu.
Bimbinglah hidupku menurut perintah-Mu.
Supaya kurenungkan keajaiban perbuatan-Mu.

*Aku telah memilih jalan kebenaran-Mu.
Menempatkan hukum-hukum-Mu di hadapanku.
Buatlah aku mengerti dan memegang Hukum-Mu.

Aku hendak memeliharanya dengan segenap hatiku. 

*Amin.



#




Uploaded Image