Senin, 02 Nov 2026
Bacaan I: 2Mak 12:43-46
Mazmur Tanggapan: Mzm 143:1-2.5-6.7ab.8ab.10
Bacaan II: 1Kor 15:20-24a.25-28
Bait Pengantar Injil: Yoh 6:40
Bacaan Injil: Yoh 6:37-40
Alkisah Yudas, panglima Israel, menyuruh mengumpulkan uang di tengah-tengah pasukan, lalu dikirimkannya ke Yerusalem
untuk mempersembahkan kurban penghapus dosa untuk para prajuritnya yang meninggal.
Bacaan I: 2Mak 12:43-46
Mazmur Tanggapan: Mzm 143:1-2.5-6.7ab.8ab.10
Bacaan II: 1Kor 15:20-24a.25-28
Bait Pengantar Injil: Yoh 6:40
Bacaan Injil: Yoh 6:37-40
Alkisah Yudas, panglima Israel, menyuruh mengumpulkan uang di tengah-tengah pasukan, lalu dikirimkannya ke Yerusalem
untuk mempersembahkan kurban penghapus dosa untuk para prajuritnya yang meninggal.
Yudas memikirkan kebangkitan mereka, katanya ini suatu perbuatan yang sangat baik dan tepat karena dia menaruh harapan
bahwa orang-orang yang gugur itu akan bangkit.
Yudas ingat bahwa
tersedialah pahala yang amat indah
bagi sekalian orang yang meninggal dengan saleh.
Lalu disuruhnyalah
mengadakan kurban penebus salah
untuk semua orang yang sudah mati itu,
supaya mereka dilepaskan dari dosa mereka.
bahwa orang-orang yang gugur itu akan bangkit.
Yudas ingat bahwa
tersedialah pahala yang amat indah
bagi sekalian orang yang meninggal dengan saleh.
Lalu disuruhnyalah
mengadakan kurban penebus salah
untuk semua orang yang sudah mati itu,
supaya mereka dilepaskan dari dosa mereka.
*Rasul Paulus menulis kepada Jemaat di Korintus,
Kristus dibangkitkan dari antara orang mati
sebagai yang sulung dari orang-orang yang telah meninggal.
Sebab sama seperti maut datang karena satu orang manusia,
demikian juga kebangkitan orang mati
datang karena satu orang manusia.
Karena sama seperti semua orang mati
dalam persekutuan dengan Adam,
demikian pula semua orang akan dihidupkan kembali
dalam persekutuan dengan Kristus.
Tetapi tiap-tiap orang menurut urutannya;
Kristus sebagi buah sulung;
sesudah itu mereka yang menjadi milik-Nya
pada waktu kedatangan-Nya.
Kemudian tibalah kesudahan,
yaitu bilaman Kristus menyerahkan Kerajaan kepada Allah Bapa.
Karena Kristus harus memegang pemerintahan sebagai Raja
sampai Allah meletakkan semua musuh-Nya di bawah kaki-Nya.
Dan kalau segala sesuatu telah ditaklukkan di bawah Kristus,
maka Kristus sendiri sebagai Anak akan menaklukkan diri
di bawah Dia yang telah menaklukkan segala sesuatu di bawh-Nya,
supaya Allah menjadi semua di dalam semua.
#
Kristus dibangkitkan dari antara orang mati
sebagai yang sulung dari orang-orang yang telah meninggal.
Sebab sama seperti maut datang karena satu orang manusia,
demikian juga kebangkitan orang mati
datang karena satu orang manusia.
Karena sama seperti semua orang mati
dalam persekutuan dengan Adam,
demikian pula semua orang akan dihidupkan kembali
dalam persekutuan dengan Kristus.
Tetapi tiap-tiap orang menurut urutannya;
Kristus sebagi buah sulung;
sesudah itu mereka yang menjadi milik-Nya
pada waktu kedatangan-Nya.
Kemudian tibalah kesudahan,
yaitu bilaman Kristus menyerahkan Kerajaan kepada Allah Bapa.
Karena Kristus harus memegang pemerintahan sebagai Raja
sampai Allah meletakkan semua musuh-Nya di bawah kaki-Nya.
Dan kalau segala sesuatu telah ditaklukkan di bawah Kristus,
maka Kristus sendiri sebagai Anak akan menaklukkan diri
di bawah Dia yang telah menaklukkan segala sesuatu di bawh-Nya,
supaya Allah menjadi semua di dalam semua.
#
.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar