*MENGUKUS MAKANAN HARUS DILAKUKAN KETIKA AIR SUDAH MENDIDIH*
*Informasi Dari Rumah Sakit Xuanwu Beijing, Profesor Qi,*
*Jika Anda Hendak Mengukus Makanan, pastikan Untuk MeMasukkan Makanan Beberapa Saat Setelah Airnya MenDidih.*
*Didihkan Air Tanpa Menutup Panci Terlebih Dahulu. Setelah Air Mendidih, Baru Letakkan Makanan Yang Akan Dikukus ke Dalam Panci, Baru Kemudian Tutuplah Panci Anda...*
*Tidak Heran Banyak Orang Yang MenDerita Kanker. Mengapa ? _Salah 1 Faktornya Adalah Ketika Mereka MeNgukus Makanan MengGunakan Panci, Mereka Tidak MeNunggu Airnya MenDidih Dulu_ Jika Anda Menggunakan Air dari Kran, Perlu diketahui Air Kran Mengandung Klorin. _Air Mengandung Klorin Tersebut Saat Dipanaskan, Apabila Pancinya Tertutup Maka Klorin Akan Tetap Berada di Dalam Panci dan Menyelimuti Makanan Yang Dikukus_*.
*Jadi Pastikan untuk Menggunakan Air Matang Untuk Mengukus ATAU _Anda dapat Menghilangkan Klorin Dengan Mendidihkan Air Terlebih Dahulu Beberapa Saat._*
*_Klorin Mengandung Tri Hallow Metan (THM) MeNyebabkan Kanker_*
*Hal ini benar² Penting ! Bahkan Jika Hanya Mengukus Roti pun Juga Sama. _Didihkan Airnya dengan Membuka Tutup Panci Supaya Klorinnya Menguap dan Hilang._*
*Sederhana bukan ? Hal yang Sederhana tapi jika diAbaikan bisa berakibat Fatal.*
*Jangan Egois, _BANTU_ Sebarkan Pada Para Saudara dan Sahabat Sehingga Banyak Orang yang MeNgetahuinya.*
*_Jauh Lebih Baik MenCegah Dari Pada MeNgobati_*
*Semoga Bermanfa'at.*
Minggu, 09 Desember 2018
1812102. MENGUKUS MAKANAN HARUS DILAKUKAN KETIKA AIR SUDAH MENDIDIH.
Sabtu, 08 Desember 2018
1812082. RENUNGAN AKHIR PEKAN Mooryati Soedibyo, Dian Sastro, dan Metakognisi Susi Pudjiastuti Oleh Prof. Rhenald Kasali
RENUNGAN AKHIR PEKAN
Mooryati Soedibyo, Dian Sastro, dan Metakognisi Susi Pudjiastuti
Oleh Prof. Rhenald Kasali
Saya kebetulan mentor bagi dua orang ini: Dian Sastro dan Mooryati Soedibyo. Akan tetapi, pada Susi Pudjiastuti yang kini menjadi menteri, saya justru *belajar*.
Ketiganya perempuan hebat, tetapi selalu diuji oleh sebagian kecil orang yang *mengaku pandai*. Entah ini stereotyping, atau soal buruknya metakognisi bangsa. Saya kurang tahu persis.
Mooryati Soedibyo
Sewaktu diterima di program doktoral UI yang pernah saya pimpin, usianya saat itu sudah *75* tahun. Namun, berbeda dengan mahasiswa lain yang datang pakai jins, dia selalu berkebaya. Anda tentu tahu berapa lama waktu yang diperlukan untuk berkebaya, bukan?
Akan tetapi, ia memiliki hal yang tak dimiliki orang lain: *_self discipline_*. Sampai hari ini, dia adalah satu-satunya mahasiswa saya yang tak pernah absen barang sehari pun. Padahal, saat itu ia salah satu pimpinan MPR.
Memang ia tampak sedikit kewalahan "bersaing" dengan rekan kuliahnya yang jauh lebih muda. Akan tetapi, rekan-rekan kuliahnya mengakui, kemajuannya cepat. Dari bahasa jamu ke bahasa _strategic management_ dan _science_ yang banyak aturannya.
Teman-teman belajarnya bersaksi: "Pukul 08.00 malam, kami yang memimpin diskusi. Tetapi pukul 24.00, yang muda mulai ngantuk, Ibu Moor yang memimpin. Dia selalu mengingatkan tugas harus selesai, dan tak boleh asal jadi."
Masalahnya, ia pemilik perusahaan besar, dan usianya sudah lanjut. Ada stereotyping dalam kepala sebagian orang. Sosok seperti ini jarang ada yang mau kuliah sungguhan untuk meraih ilmu. Nyatanya, kalangan berduit lebih senang meraih gelar doktor HC _(honoris causa)_ yang jalurnya cukup ringan.
Akan tetapi, Mooryati tak memilih jalur itu. Ia ingin melatih kesehatan otaknya, mengambil risiko dan lulus 4 tahun kemudian. Hasil penelitiannya menarik perhatian Richard D'aveni (Tuck School-USA), satu dari 50 guru strategi teratas dunia. Belakangan, ia juga sering diminta memaparkan kajian risetnya di Amerika Serikat, Belanda, dan Jerman.
Meski diuji di bawah guru besar terkemuka Prof Dorodjatun Kuntjoro Jakti, kadang saya masih mendengar ucapan-ucapan miring dari orang-orang yang biasa menggunakan kacamata buram dan lidahnya pahit. Ada saja orang yang mengatakan ia "diluluskan" dengan bantuan, "sekolahnya hanya dua tahun", dan seterusnya. Anehnya, kabar itu justru beredar di kalangan perempuan yang tak mau tahu keteladanan yang ia tunjukkan. Kadang ada juga yang merasa lebih tahu dari apa yang sebenarnya terjadi.
Akan tetapi, ada satu hal yang sulit mereka sangkal. Perempuan yang meraih doktor pada usia 79 tahun ini berhasil mewujudkan usahanya menjadi besar tanpa fasilitas. Perusahaannya juga _go public_. Padahal, yang menjadi dosennya saja belum tentu bisa melakukan hal itu, bahkan membuat publikasi ilmiah internasional saja tidak. Namun, Bu Moor juga berhasil mengangkat reputasi jamu di pentas dunia.
*Dian Sastro*
Dia juga mahasiswi saya yang keren. Sewaktu diterima di program S-2 UI, banyak juga yang bertanya: apa benar artis mau bersusah payah belajar lagi di UI?
Anak-anak saya di UI tahu persis bahwa saya memang cenderung bersahabat, tetapi mereka juga tahu sikap saya: _*"no bargain on process and quality"*_
Dian, sudah artis, dan sedang hamil pula saat mulai kuliah. Urusannya banyak: keluarga, film, dan seabrek tugas. Namun lagi-lagi, satu hal ini jarang dimiliki yang lain: _*self discipline*_. Ia tak pernah abai menjalankan tugas.
Sebulan yang lalu, setelah lulus dengan cum laude dari MM UI, ia berbagi pengalaman hidupnya di program S-1 pada kelas yang saya asuh.
"Saat ayah saya meninggal dunia, ibu saya berujar: kamu bukan anak orang kaya. Ibu tak bisa menyekolahkan kalau kamu tidak _outstanding_," ujarnya.
Ia pun melakukan riset terhadap putri-putri terkenal. Di situ ia melihat nama-nama besar yang tak lahir dari kemudahan. "Saya tidak cantik, dan tak punya apa-apa," ujarnya.
Dengan uang sumbangan dari para pelayat ayahnya, ia belajar di sebuah sekolah kepribadian. Setiap pagi, ia juga melatih disiplin, jogging berkilo-kilometer dari Jatinegara hingga ke Cawang, ikut seni bela diri. "Mungkin kalian tak percaya karena tak pernah menjalaninya," ujarnya.
Itulah *mental kejuangan*, yang kini disebut ekonom James Heckman sebagai *kemampuan nonkognisi*. Dian lulus cum laude dari S-2 UI, dari ilmu keuangan pula, yang sarat matematikanya. Padahal, bidang studi S-1 Dian amat berjauhan: filsafat.
*Metakognisi Susi Pudjiastuti*
Sekarang kita bahas menteri kelautan dan perikanan yang ramai diolok-olok karena "sekolahnya". Beruntung, banyak juga yang membelanya.
Khusus terhadap Susi, saya bukanlah mentornya. Ia terlalu hebat. Ia justru sering saya undang memberi kuliah. Dia adalah "self driver" sejati, yang bukan putus sekolah, melainkan berhenti secara sadar. Sampai di sini, saya ingin mengajak Anda merenung, adakah di antara kita yang punya kesadaran dan keberanian sekuat itu?
Akan tetapi, berbeda dengan kebanyakan orangtua yang membiarkan anaknya menjadi "passenger", ayah Susi justru marah besar. Pada usia muda, di pesisir selatan yang terik, Susi memaksa hidup mandiri. Ditemani sopir, ia menyewa truk dari Pangandaran, membawa ikan dan udang, dilelang di Jakarta. Hal itu dijalaninya selama bertahun-tahun, seorang diri.
Saat saya mengirim mahasiswa pergi "melihat pasar" ke luar negeri yang terdiri dari tiga orang untuk satu negara, Susi membujuk saya agar cukup satu orang satu negara. Saya menurutinya (kisah mereka bisa dibaca dalam buku 30 Paspor di Kelas Sang Profesor).
Dari usaha perikanannya itu, ia jadi mengerti penderitaan yang dialami nelayan. Ia juga belajar seluk-beluk logistik ikan, menjadi pengekspor, sampai terbentuk keinginan memiliki pesawat agar ikan tangkapan nelayan bisa diekspor dalam bentuk hidup, yang nilainya lebih tinggi. Dari ikan, jadilah bisnis carter pesawat, yang di bawahnya ada tempat penyimpanan untuk membawa ikan segar.
Dari Susi, kita bisa belajar bahwa kehidupan tak bisa hanya dibangun dari hal-hal kognitif semata yang hanya bisa didapat dari bangku sekolah. Kita memang membutuhkan matematika dan fisika untuk memecahkan rahasia alam. Kita juga butuh ilmu-ilmu baru yang basisnya adalah kognisi. Akan tetapi, tanpa kemampuan nonkognisi, semua sia-sia.
Ilmu nonkognisi itu belakangan naik kelas, menjadi metakognisi: faktor pembentuk yang paling penting di balik lahirnya ilmuwan-ilmuwan besar, wirausaha kelas dunia, dan praktisi-praktisi andal. Kemampuan *bergerak, berinisiatif, _self discipline_, menahan diri, fokus, respek, berhubungan baik dengan orang lain, tahu membedakan kebenaran dengan pembenaran, mampu membuka dan mencari "pintu"*, adalah *fondasi penting bagi pembaharuan, dan kehidupan yang produktif.*
Manusia itu belajar untuk membuat *diri dan bangsanya tangguh, bijak mengatasi masalah, mampu mengambil keputusan, bisa membuat kehidupan lebih produktif dan penuh kedamaian*.
Kalau cuma bisa membuat keonaran dan adu pandai saja, kita belum tuntas mengurai persepsi, baru sekadar mampu mendengar, tetapi belum bisa menguji kebenaran dengan bijak dan mengembangkannya ke dalam tindakan yang produktif.
Ketiga orang itu mungkin tak sehebat Anda yang senang melihat kecerdasan orang dari pendekatan kognitif yang bermuara pada angka, teori, ijazah, dan stereotyping. Akan tetapi, saya harus mengatakan, studi-studi terbaru menemukan, *ketidakmampuan meredam rasa tidak suka atau kecemburuan pada orang lain, kegemaran menyebarkan fitnah dan rasa benar sendiri, hanya akan menghasilkan kesombongan diri.*
Anak-anak kita pada akhirnya belajar dari kita, dan apa yang kita ucapkan dalam kesaharian kita juga akan membentuk mereka, dan masa depan mereka.
#
Minggu, 25 November 2018
Kamis, 22 November 2018
1811233. BIJAK SEJENAK.
*BIJAK SEJENAK*
_*Hatimu adalah Cahaya Dunia*_.
Rawatlah Hatimu tetap bercahaya.
_Gunakan hatimu menerangi pikiranmu._
Gunakan mulutmu menerangi hati sesamamu.
TGIF
Thanks God Its Friday.
Rabu, 21 November 2018
1811222. Janganlah menunda untuk menjadi baik dan benar.
*Bijak sejenak.*
_Janganlah menunda untuk menjadi baik dan benar,_ karena *_kita tidak pernah tahu, sampai kapan Tuhan memberi kesempatan untuk memperbaiki diri kita didalam kehidupan didunia ini._*
Gbu all
n
hv a blessed Thursday.
Senin, 12 November 2018
1811126. DIJUAL CEPAT* Tanah _(& Rmh)_ SHM 286m2, di Petogogan (+/-100m dari Panglima Polim), Blok M, Jakarta Selatan, Indonesia. Rp. 17 M. (Nego).
*DIJUAL CEPAT*
Tanah _(& Rmh)_ SHM 286m2, di Petogogan (+/-100m dari Panglima Polim), Blok M, Jakarta Selatan, Indonesia.
Harga: Rp. 17 M.
_( Nego.)_
Cocok untuk Kantor, Ruko, Rukan, Rumah, Hotel _(medium)_, Kost, Bisnis lainnya, dll.
Hub. : P. Husin,
+62 8119 80167
Jumat, 09 November 2018
1811102. Pahlawan dalam hari pahlawan.
🇮🇩Pahlawan berjuang bertaruh nyawa
💪Berkorban untuk kemerdekaan Indonesia
🇮🇩Satu Nusa Bangsa Bahasa
🇮🇩Pancasila Bhinneka Tunggal Ika
🇮🇩NKRI tetap Bersatu Berjaya
💪Lawan segala penghianat bangsa
💪Mereka yang memecahbelah bangsa
✋Hentikan ajaran menyesatkan sesama
💃 Mari bersatu membangun Indonesia🕺
🌈Dari Sabang sampai Papua
🛥Tol Laut menghubungkan kita
🛤Kereta Api mendekatkan kita
🌉Jembatan menyatukan jarak kita
🛣Jalan raya melingkar di Indonesia.
🇮🇩Jayalah Indonesia sampai selamanya.
👨👩👧👦semua rakyatnya aman sentosa
💑semua saling mengasihi sesama
💃Perbedaan pasti selalu ada🕺
💪Tanda semangat mencari cara
🙏Membuat Terbaik untuk Indonesia
💖Kasih Pengertian Kesadaraan kita
🇮🇩Menyatukan hati demi Indonesia.
Pahlawan teriak Merdeka Merdeka
Sekali Merdeka tetap Merdeka.
Kemerdekaan diisi dengan karya
Ide kreatifitas dengan kerja
Bicara menjelaskan karya nyata.
Rabu, 07 November 2018
1811082. Don't worry man. Who oesn't make mistakes?
A man went to church. He forgot to switchoff and his phone rang in the church accidentally during prayer. The Pastor scolded him. The worshippers admonished him after prayers for interrupting the silence. His wife kept on lecturing him on his carelessness all the way home. One could see the shame, embarrassment and humiliation on his face.
After all this, he never stepped foot in the church again.
AND
That evening, he went to a bar. He was still nervous and trembling. He spilled his drink on the table by accident. The waiter apologized and gave him a napkin to clean himself. The Janitor mopped the floor. The female manager offered him a complimentary drink. She also gave him a huge hug and a peck while saying, "Don't worry man. Who doesn't make mistakes?" He has not stopped going to that bar since then.
Lesson:
Sometimes our attitude as believers drives souls to Hell. You can make a difference by how you treat people especially when they make mistakes.
Selasa, 06 November 2018
Just Joke: Orang Madura bawa Sapi J di jalan.
Seseorang asal Madura menuntun dua puluh ekor sapi di kota Surabaya.
Polisi : "Kau ini, nuntun bagaimana nuntun sapi banyak dijalan raya. Lihat, lalu lintas jadi macet. Dasar Madura. .
Tukang Sapi: "Siap, Pak. Bapak betul, saya orang Madura. Tapi Bapak perlu tahu, sapi-sapi yang bandel ini adalah sapi Jawa."...
😂😂😂
Selasa, 30 Oktober 2018
1810312. Lakukanlah selagi bisa... (Sajaknya ibu sri mulyani-Menkeu)
Sajaknya ibu sri mulyani-Menkeu..
Pada kamu yang malam tadi
berdebat dengan istri.
Merasa lelah mendengar keluhannya yang tak henti.
Membawa kesal itu dalam tidurmu, sehingga emosi belum reda pagi ini..
Berpelukanlah sebelum pamit berangkat kerja nanti.
Karena bisa jadi,
Inilah waktumu melihatnya terakhir kali..
Pada kamu yang akhir akhir ini merasa hidup berat sekali.
Kelelahan mengurus rumah sendiri,
tumpuk setrikaan tanpa henti,
kepusingan mengatur tagihan yang datang bertubi.
Lalu diam diam, kau kutuki
karir suamimu yang tidak juga naik posisi...
Sambutlah ia ketika pulang nanti.
Katakan betapa bersyukurnya memiliki suami yang senantiasa bekerja keras dan menjaga kehalalan gaji.
Ucapkan terimakasih dengan tulus hati.
Kau tidak pernah tahu,
Bisa jadi untuk melakukannya esok itu,
kau tak lagi punya waktu..
Pada kamu yang hari ini merasa pusing mendengar berisiknya anak di rumah.
Padahal sepulang dari kantor mata rasanya hanya ingin terpejam dan badan butuh rebah.
Lalu diam diam, kau simpan itu menjadi emosi marah..
Tersenyumlah lebar buat mereka hari ini.
Saat hendak pergi,
dan saat nanti pulang kembali.
Luangkan waktumu untuk menatap wajah mungil itu yang bercerita riang tentang hari harinya.
Dengarkan intonasi suaranya.
Rekam baik baik binar matanya
dan ekspresi mereka.
Karena sungguh bukan sebuah ketidakmungkinan,
Besok lusa tak ada lagi kesempatan..
**
Kebersamaan menahun
seringkali membuat kita lebih mudah mendeteksi kekurangan,
daripada menemukan kebaikan.
Lebih lancar memberi kritik itu ini,
daripada memberi apresiasi.
Lebih cenderung mengeluh kekurangan.
Dan lupa mensyukuri satu sama lain.
Padahal kita tidak pernah tahu kapan kebersamaan ini akan berhenti.
Bisa jadi hari ini.
Bisa jadi besok ini.
Bisa jadi sebentar lagi.
Hargai setiap momen yang kita punya saat ini.
Minta maaf selagi mampu
Berterimakasih selagi masih ada waktu.
Bercandalah, berbincang, tertawa...,
selagi kesempatan masih ada.
Berpelukanlah dengannya
Selagi hangat tubuhnya
saat masih bisa dirasa.
**
Deep condolence untuk seluruh awak dan penumpang Lion Air JT610..
Yang diantaranya ada seorang Ayah, yang pagi kemarin baru saja pamit bekerja setelah menghabiskan weekendnya untuk mengunjungi anak istri yang tinggal di Jakarta. Melepas rindu setelah sepekan tak bertemu.
Ada juga seorang Ibu yang semalam masih bercanda dengan putri kesayangannya. Menemaninya tidur. Lalu paginya berangkat untuk dinas luar kota.
Bekerja.
Menjemput pahala.
Dan ada pula seorang lelaki yang baru menikah dua hari.
Kemarin pagi
mengecup istrinya di bandara.
Mesra.
Sembari meminta doa.
Sebelum terbang mencari nafkah pertamanya.
***
Kita betul betul tak pernah tahu.
Bisa jadi salam yang kita berikan hari ini, adalah salam terakhir buat orang orang tercinta.
Lakukanlah selagi bisa....
Senin, 29 Oktober 2018
1810302. Believe It or Not. *SUSTENANCE FROM ALLAH SWT.*
Believe It or Not.
Assalamu'alaikum Wr. Wb
*SUSTENANCE FROM ALLAH SWT.*
Serasa ditampar...
Astaghfirulloh...
Subhanallah...
"Saya nggak mau jadi ibu rumah tangga saja. Kalau suami meninggal atau kita bercerai, gimana? Siapa yang kasih makan saya dan anak-anak? Istri itu harus mandiri finansial supaya bisa punya uang untuk jaga-jaga kalau ada apa-apa dengan suami."
Seketika, kalimat itu buyar kala saya berhadapan dengan seorang wanita berusia 47 tahun yang datang ke rumah saya untuk mengisi pengajian.
Wanita bersahaja itu datang jauh-jauh, cukup jauh dari komplek perumahan tempat tinggal saya, untuk memberi pengajian secara gratis. Ingat, gratis lho.... Nggak ada bayaran sepeser pun kecuali sajian makan siang yang saya berikan. Dia datang untuk menggantikan guru ngaji saya yang berhalangan.
Sambil menunggu teman-teman lain, kami ngobrol-ngobrol.
"Coba tebak, anak saya berapa, Bu?" tanyanya, ketika kami sedang ngobrol soal anak-anak.
Saya sedikit mengeluhkan kondisi rumah yang berantakan karena anak-anak nggak bisa diam, lalu dia memaklumkan.
Namanya juga anak-anak. Dia sudah berpengalaman karena anaknya lebih banyak dari saya.
"Ehm... empat?" (pikir saya, paling-paling cuma selisih satu).
"Masih jauh...."
"Tujuh...."
"Kurang... yang benar, delapan."
Mata saya membelalak. Masya Allah! *DELAPAN?!*
"Itu masih kurang, Bu. Ustadzah Fulanah Rahimahallaah saja anaknya 13. Jadi, saya ini belum ada apa-apanya," katanya, merendah.
Setelah itu, mengalirlah cerita-ceritanya mengenai anak-anaknya sampai teman-teman saya datang dan acara mengaji pun dimulai.
Di sela pengajian, wanita itu bercerita mengenai keluarganya. Dari situ saya baru tahu kalau suaminya sudah meninggal dunia! Meninggal karena kecelakaan motor, meninggalkan istri dan delapan anak, yang terkecil berusia 2,5 tahun dan sang istri, ya... wanita itu... seorang *IBU RUMAH TANGGA.*
Ibu rumah tangga di sini maksudnya nggak kerja kantoran, tapi juga bukan pengangguran. Beliau aktif mengisi pengajian.
Lalu, bagaimana kehidupannya setelah suaminya meninggal? Beliau nggak punya gaji, nggak kerja kantoran. Coba, gimana? Apa beliau lalu sengsara dan anak-anaknya putus sekolah? No. no, no....
Kalau saya mengingat kalimat pembuka di atas kok kayaknya mustahil ya seorang ibu yang nggak bekerja dan suaminya meninggal dunia, bisa bertahan hidup dengan delapan anak dan anak-anaknya bisa tetap kuliah. Mustahil itu... *NGGAK MUNGKIN!*
"Bagi Allah, nggak ada yang nggak mungkin, Bu. Asal kita percaya sama Allah. Allah yang kasih rezeki, kan? Percaya saja sama Allah. Saya cuma yakin bahwa semua yang saya dapatkan selama ini adalah karena kebaikan-kebaikan saya dan suami semasa hidup.
Saya cuma berbagi pengalaman ya, Bu, bukan mau riya. Memang, suami saya dulu itu orangnya pemurah. Kalau ada yang minta bantuan, dia akan kasih walaupun dia uangnya pas-pasan. Alhamdulillah, Allah kasih ganti. Sewaktu suami masih hidup, kami hidup sederhana. Rezeki suami itu dibagi ke orang-orang juga, padahal anak kami ada delapan. Suami nggak takut kekurangan....."
Kami menahan napas.....
"Hingga suami saya meninggal dunia... uang duka yang kami dapatkan itu... Masya Allah... jumlahnya 100 juta. Padahal, suami saya itu biasa-biasa saja, bukan orang penting. Uang itu langsung dibuat biaya pemakaman, tabungan pendidikan anak, dan sisanya renovasi rumah yang mau ambruk."
Dengar uang 100 juta dari uang duka saja, saya sudah kagum.
"Saat renovasi rumah, saya serahkan saja ke tukangnya. Dia bilang, uangnya kurang. Saya lillahi ta'ala saja. Yang penting atap rumah nggak ambruk, karena memang kondisinya sudah memprihatinkan. Khawatirnya anak-anak ketimpa atap....."
Saya membayangkan, keajaiban apa lagi yang didapatkan oleh wanita itu?
"Nggak disangka. Begitu orang-orang tau kalau saya sedang renovasi rumah, mereka menyumbang. Bukan ratusan ribu, tapi puluhan juta! Sampai terkumpul 100 juta lagi dan rumah saya seperti bisa dilihat sekarang.... Sampai hari ini, saya masih dapat transferan uang dari mana-mana, Bu-Ibu. Saya nggak tau dari siapa aja karena mereka nggak bilang. Saya juga udah nggak pernah beli beras lagi sejak suami meninggal. Selalu ada yang kasih beras."
Duh, nggak bisa nahan airmata deh jadinya....
Apa rahasianya?
"Berbuat baik kepada siapa saja, sekecil apa pun. Insya Allah ada balasannya. Rezeki itu milik Allah. Kalau Allah berkehendak, Dia akan kasih dari mana pun asalnya...." tutupnya.
*Rezeki itu milik Allah*, siapa pun tidak boleh takabur. Bekerja bukanlah sarana menyombongkan diri bahwa hidup kita bakal terjamin karena bekerja. Yang menjamin hidup kita adalah Allah. Bekerja diniatkan untuk ibadah. Pembuka rezeki bisa datang dari mana saja, salah satunya dari berbuat kebaikan sekecil apa pun.
Ucapan, "Kalau suami meninggal atau bercerai, siapa yang kasih makan saya dan anak-anak?" itu sama saja dengan *SYIRIK, atau MENDUAKAN ALLAH.*
Menganggap diri kita super, dengan kita bekerja, maka rezeki terjamin. Padahal, *ALLAH YANG KASIH REZEKI.* Jika dulu Allah kasih rezeki melalui suami, besok Allah kasih lewat jalan lain. *From Allah to Allah.*
〰〰〰〰〰
Ya Allah...
Berarti slama ini hamba sudah menduakan Engkau.. 😢😢😭
Astaghfirulloh hal'adzim...
Maafkan kesalahan hamba Ya Allah...
Copas
"Rejeki Itu Dari Allah
Oleh: Leyla hana (leylahana. Com)
*SEMOGA BERMANFAAT*
Wassalamu'alaikum Wr. Wb
Note:
Just CoPas
Jumat, 26 Oktober 2018
1810272. PRIBADI YANG paling DI SUKAI.
Awali PAGI dengan DOA
*" PRIBADI YANG paling DI SUKAI "*
Manusia ini adalah mahluk Sosial yang ingin selalu berkumpul dan berteman...
Karakter teman teman seperti apa yang disukai
Berikut ini
*"11 Kwalitas Pribadi yang Disukai Orang Banyak"*
_(TuReSePoT CeTaJPeD BeJEaGEmKa)_
Sebagai berikut :
*Tulus*
Orang yg tulus selalu mengatakan kebenaran.
*Rendah Hati*
Kerendah hatian mengungkapkan kekuatan.
*Setia*
Selalu menepati janji, rela berkorban dan tak suka berkhianat.
*Positive Thinking*
Orang ini
lebih suka mencari solusi dari pada frustasi,
lebih suka memuji dari pada mengecam,
*Ceria*
Dia bisa menikmati hidup, tak suka mengeluh dan selalu berusaha meraih kegembiraan.
*Bertanggung Jawab*
Kalau melakukan kesalahan, dia berani mengakuinya.
Ketika mengalami kegagalan, dia tak akan mencari kambing hitam untuk disalahkan.
*Percaya Diri*
Rasa percaya diri memungkinkan seseorang menerima dirinya sebagaimana adanya, dan menghargai orang lain.
*Kebesaran Jiwa*
Ketika menghadapi masa masa sulit dia tetap tegar, tak membiarkan dirinya hanyut dalam kesedihan dan keputus-asaan.
*Easy Going*
Dia tak suka membesar besarkan masalah kecil.
Dia tak mau pusing dan stress dengan masalah masalah yg berada diluar kontrolnya.
*Empati*
Bisa menempatkan diri pada posisi orang lain.
Dia selalu berusaha memahami dan mengerti orang lain.
Dan yg terakhir adalah
*memiliki KASIH*
Kasih ini yg terpenting didalam membangun suatu hubungan baik
Dan
*Yang ABADI adalah KASIH...*
Karena:
•⌣̊♥⌣̊• *KASIH* *memiliki 'TANGAN'*
Untuk MENOLONG dan MEMBANTU orang lain.
•⌣̊♥⌣̊• *KASIH* *memiliki 'KAKI'*
Untuk MENOPANG orang yang lemah.
•⌣̊♥⌣̊• *KASIH* *memiliki 'MATA'*
Untuk MELIHAT kesengsaraan dan kebutuhan orang lain.
•⌣̊♥⌣̊• *KASIH* *memiliki 'TELINGA'*
Untuk MENDENGAR keluhan & kesulitan orang lain.
•⌣̊♥⌣̊• *KASIH* *memiliki 'MULUT'*
Untuk MENASEHATI & MEMBERI SEMANGAT kepada orang lain.
*KASIH itu adalah Buah yg tak mengenal Musim.*
~ KASIH dapat di petik setiap orang.
*Walau KASIH tak selalu di balas manis & tak selalu di sambut hangat,*
t a p i ......
janganlah pernah berhenti berbuat KASIH kepada orang lain,
TETAP KEJAR KASIH kita...
~ Yaaa, Hiduplah dalam KASIH,
~ Sbab KASIH itu Indah,
~ Sbab KASIH Membawa Damai Sukacita & Harapan, Untuk Hari ini, Esok & Selamanya...
*Nyatakan KASIH kita di sekeliling kita seperti Terang Nyala Lilin untuk sekeliling kita yg Gelap*,
sbab mereka membutuhkan KASIH kita...
Selamat Pagi.
Selamat Beraktifitas. Sehat dan Sukses selalu.
GBU.
🙏🏼🙏🏼
Kamis, 25 Oktober 2018
1810262. INSPIRASI PAGI*_ _(Miliki karakter rendah hati)_
_*INSPIRASI PAGI*_
_(Miliki karakter rendah hati)_
****_Suatu hari Jenderal George Washington (sebelum menjadi Presiden USA ), kedatangan tamu dari Perancis yang bernama Jenderal Lafayet. Saat sedang berjalan-jalan di sebuah taman kedua Jenderal ini bertemu dengan seorang budak yang bekerja di taman itu, tiba-tiba budak tersebut berhenti lalu membungkuk sambil membuka topinya seraya berkata,_ _*"Good morning Sir !"*_
_Tanpa diduga oleh Jenderal Lafayet, tiba-tiba Jenderal George Washington pun menunduk sambil melepas topinya sambil berkata,_
_*"Good morning !"*_
_Melihat pemandangan yang tak lazim itu Jenderal Lafayet menegur Jenderal George Washington,_
_*"Mengapa anda menghormati budak taman seperti itu, apa yang saya saksikan ini adalah pemandangan terburuk selama saya menjadi jenderal ?!"*_
_Dengan santun Jenderal George Washington menjawab,_
_*"Saya tidak ingin ada orang lain yang lebih rendah hati dari pada saya, sekalipun ia seorang budak; sebab dihadapan Tuhan saya dan budak itu derajatnya sama !"*_
_Akhirnya Jenderal lafayet pun tersipu malu._****
_*Karakter*_ _Rendah Hati_ _*berbeda*_ _dengan_
_*Rendah diri*_ _yang merupakan kelemahan._
_*Karakter*_ _Rendah Hati justru mengungkapkan_ _*KEKUATAN DIRI.*_
_Hanya orang yang_ _*kuat jiwanya*_ _yang dapat_ _*berlaku*_ _Rendah Hati._
_Ia_ _*ibarat*_ _padi yang_ _*semakin*_ _berisi_ _*semakin*_ _merunduk._ _*Orang*_ _yang Rendah Hati_ _*mampu*_ _mengakui dan menghargai_ _*keunggulan*_ _orang lain;_ _*Ia juga*_ _dapat membuat orang yang berada diatasnya_ _*merasa dihargai,*_ _.....sekaligus..._
_*membuat*_ _orang yang dibawahnya tidak merasa minder._
_*Orang*_ _yang Rendah Hati_ _*tahu*_ _ganjaran apa yang_ _*akan*_ _diterimamya._
_*"Ganjaran kerendahan hati dan takut akan TUHAN adalah kekayaan, kehormatan dan kehidupan."*_
****_Tidak lama berselang, jenderal Washington pun akhirnya menjadi Presiden USA._****
_*"RENDAHKANLAH HATIMU SAMPAI TIADA SEORANGPUN YANG DAPAT MERENDAHKANMU; SEBAB ADA GANJARAN ISTIMEWA BAGI ORANG YANG MERENDAHKAN HATINYA."*_
_Tetaplah RENDAH HATI_ _*setinggi apapun*_ _KEDUDUKAN KITA._
_*Hidup yang Berarti...Bukanlah*_
_- Menjadi Kaya_
_- Menjadi Terkenal_
_- Menjadi orang yang Berpendidikan Tinggi......_
_*Semuanya akan berarti*_
_Bila engkau_ _*RENDAH HATI*_
_Engkau orang dapat Berbagi_ _*Dengan*_ _sesama dan engkau dapat_ _*menyentuh*_ _Kehidupan orang lain dalam_ _*Kata dan Perbuatan*_ _Dengan itu semua maka engkau akan mendapatkan_ _*Arti Penuh*_ _Kebahagiaan dan Hidup yang Sukacita._ _*"KESOMBONGAN akan menyebabkan KERUNTUHAN....tetapi ....Seorang yang RENDAH HATI akan Di Hormati"*_
_*-Mari tetap posisikan diri kita sebagai insan yang Rendah Hati.*_
_Amin_
_Selamat pagi, selamat beraktivitas, dan selamat berkarya_
_*TUHAN MEMBERKATI*_
Senin, 22 Oktober 2018
1810232. DUA CARA PANDANG PADA SATU KISAH. BERPIKIR POSITIF atau ...*
*SATU KISAH DUA POLA PANDANG, POSITIFLAH...*
Seorang penulis buku yang terkenal duduk di ruang kerjanya...dia mengambil penanya... dan mulai menulis :
"Tahun lalu... saya harus dioperasi untuk mengeluarkan batu empedu. Saya harus terbaring cukup lama di ranjang.
Di tahun yang sama.... saya berusia 60 tahun dan memasuki usia pensiun, keluar dari pekerjaan di perusahaan yang begitu saya senangi...saya harus tinggalkan pekerjaan yang sudah saya tekuni selama 35 tahun.
Di tahun itu juga..saya ditinggalkan ayah yang tercinta.
Kemudian... masih di tahun yang sama anak saya gagal di ujian akhir kedokteran, karena kecelakaan mobil. Biaya bengkel akibat kerusakan mobil adalah puncak kesialan di tahun lalu..."
Di bagian akhir dia menulis :
*"Sungguh...tahun yang sangat buruk !"*
Istri sang penulis masuk ke kamar itu dan menjumpai suaminya yang sedang sedih dan termenung. Dari belakang...sang istri melihat tulisan sang suami. Perlahan-lahan ia mundur dan keluar dari ruangan itu...
15 menit kemudian dia masuk lagi dan meletakkan sebuah kertas berisi tulisan sebagai berikut :
"Tahun lalu... akhirnya saya berhasil menyingkirkan kantong empedu saya yang selama bertahun-tahun membuat perut saya sakit.
Di tahun itu juga...saya bersyukur bisa pensiun dengan kondisi sehat dan bahagia. Saya bersyukur kepada Tuhan sudah diberikan kesempatan berkarya dan penghasilan selama 35 tahun untuk menghidupi keluargaku.
Sekarang... saya bisa menggunakan waktu saya lebih banyak untuk menulis, yang merupakan hobi-ku sejak dulu ...
Pada tahun yang sama... ayah saya yang berusia 95 tahun... tanpa sakit apa2 telah mengakhiri hidupnya dengan damai dan bahagia.
Dan masih di tahun yang sama pula... Tuhan telah melindungi anak saya dari kecelakaan yang hebat.....Mobil kami memang rusak berat akibat kecelakaan tersebut... tapi anak saya selamat tanpa cacat sedikit pun..."
Pada kalimat terakhir istrinya menulis :
*"Tahun lalu.... adalah tahun yang penuh berkat yang luar biasa dari Tuhan.... dan kami lalui dengan penuh rasa takjub dan syukur..."*
Sang penulis tersenyum haru... dan mengalir rasa hangat di pipinya... Ia berterima kasih atas sudut pandang berbeda untuk setiap peristiwa yang dilaluinya tahun lalu... Perspektif yang berbeda membuatnya bahagia.
*
Sahabatku, di dalam hidup ini kita harus mengerti bahwa bukan kebahagiaan yang membuat kita bersyukur. Namun rasa syukurlah yang membuat kita bahagia.
Mari kita berlatih melihat suatu peristiwa dari sudut pandang positif.
*_"We can complain because rose bushes have thorns, or rejoice because thorn bushes have roses"_ - Abraham Lincoln*
Selamat pagi semua saudaraku ☕🍞
Berkah Dhalem🙏🌸
🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
Jumat, 19 Oktober 2018
1810204. SLOW VIAGRA ALAMI ! PETE
Believe it or Not.
Dari Prof. DR. Dr. H. Biran Affandi
INFO SEHAT !!
MAKASSAR.TRIBUNNEWS.COM
Oleh : Bambang Subaktyo 14 Maret 2015
SLOW VIAGRA ALAMI ! PETE
Hampir semua manfaat Pete yang disebutkan itu, benar terbukti.
Saya berani mengatakan hal ini karena saya sudah menjalankan 15 tahun penelitian terapi Pete dan 4 tahun masa sosialisasi = 19 tahun.
Tahun 1995, saya membaca sebuah artikel dari Prof. Hembing tentang Pete yang bagus untuk mencuci darah.
Lalu saya mulai makan Pete rebus yang selanjutnya menjadi terapi Pete.
Ada dua terapi Pete :
Terapi makan buah Pete rebus dan
Terapi minum air rebusan kulit Pete.
Buah Pete rebus itu akan membersihkan sistem pencernaan, membersihkan darah, pembuluh darah dari berbagai TPD (toxin, poison, dirt = kotoran), granula, kolesterol, dll.
Bau pesing yang dihasilkan sehari setelah makan Pete, keluar dalam bentuk puff, urine dan keringat itu merupakan pertanda TPD cs yang dihancurkan oleh zat Pete.
Setelah 4 hari berturut menjalankan terapi Pete, pada pagi hari ke-5, biasanya puff, urine juga keringat sudah tidak berbau lagi.
Karena TPD cs itu telah diluruh (dihancurkan) oleh Pete.
Air rebusan kulit Pete (air Pete) bermanfaat untuk mengembalikan fungsi saraf, menurunkan tekanan darah, mengobati asam urat, rheumatik, trauma otot, dst.
Seseorang yang terkena asam urat hanya butuh sekitar 4-7 hari minum air Pete dan dia bisa terbebas dari asam urat.
Seseorang yang terkena trauma otot, atau lumpuh pasca stroke juga bisa bebas dari halangan dalam waktu yang sama.
Ada bonus bagi pria yang minum air Pete yaitu mendapatkan 'SLOW VIAGRA', mendapatkan stamina dan power hampir 3 kali lipat setelah rutin minum air Pete.
Beberapa orang berumur sekitar 60 tahun hanya butuh waktu 1 hari untuk kembali bisa bangun berdua, dari posisi tidak berpotensi menjadi berpotensi kembali.
Dengan menjalankan full terapi Pete, makan buahnya dan minum air Pete, bisa menjaga kesehatan, menyembuhkan dari bermacam penyakit, membawa kebahagiaan rumah tangga, memberikan kesejahteraan.
Terapi ini bukan hanya menjaga kadar gula darah, tetapi ada fungsi cell-regenerative yang mengembalikan fungsi berbagai organ tubuh, yang bisa membawa kesembuhan dari penyakit diabetes, jantung, ginjal, dst.
Pete sudah masuk ke berbagai negara di Eropa, dan mungkin juga Amerika, karena ada banyak toko bahan pangan Asia yang mengimport buah, sayuran, bumbu dari negara Asia ke negara negara itu, tentu dalam jumlah yang terbatas tetapi ADA.
Soal Pete dijadikan jus atau milkshake itu juga bisa, hanya sekedar membuat mudah mengkonsumsi Pete.
Karena ada sebagian orang yang tidak suka dengan 'rasa makan Pete' akan dimudahkan dengan cara meminum jus atau milkshake Pete itu.
Untuk membaca RESEP TERAPI PETE atau mendapatkan buku ebook soal terapi Pete silahkan ke :
https://bambangbakti.wordpress.com/…/…/28/resep-terapi-pete/
http://bambangbakti.wordpress.com/manfaat-buah-pete-parkia…/
Ada 5 buku, 3 bahasa Indonesia dan 2 dalam bahasa Inggris.
Terapi Pete ini sudah didownload ribuan orang dari mancanegara, pembaca terapi ini berasal dari 30 negara dunia.
Hanya soal waktu, buah Pete menjadi komoditas internasional, pasti akan dipakai di seluruh dunia sebagai obat herbal.
Jadi, jangan buang buang waktu, segeralah jalankan terapi Pete, demi kehidupan, kesehatan, kebahagiaan dan kesejahteraan kita bersama.
Segera ikutan, mumpung
masih murah meriah, nanti kalau sudah diexport ke mancanegara, harganya pasti jauh lebih tinggi.
SEMOGA BERMANFA'AT !
Terutama buat usia diatas 60, karena Pete adalah "Slow Viagra".
Hidup Pete !!!
Kamis, 18 Oktober 2018
1810195. Believe or Not. INSPIRASI PAGI.... *TRAINING DAY.* (Tentang Energy Positif)
Believe or Not.
INSPIRASI PAGI....
*TRAINING DAY.*
(Tentang Energy Positif)
Waktu itu, dalam perjalanan arah balik dari Rawamangun ke Cawang, Jakarta, ditengah jalan ternyata hujan turun deras sekali.
Posisi saya di sekitar di daerah Jl. Ahmad Yani by pass.
Saya terpaksa meneduh dibawah jalan layang, karena saking derasnya hujan dan ada puluhan motor melakukan hal yang sama.
Disamping saya, ada seorang ayah yang juga memarkirkan motor bebeknya.
Ia kemudian berdiri disamping saya.
Dia seorang ayah dengan anaknya berusia 10-12 tahun kira-kira.
Sang anak badan-nya sudah kuyup berdiri merapat badannya ke ayah-nya, kedinginan.
Posisi kami yang disisi jalanan dan meletakan motor dipinggir jalan (raya) membuat jalanan menjadi menyempit dan menjadi agak macet bagi pengendara mobil.
Karena deras, air menggenang naik cepat sehingga sejajar trotoar tempat kami berdiri.
Tiba-tiba, ada mobil melaju dengan kecepatan tinggi di dekat kami.
Hal itu membuat siraman air kotor muncrat membasahi hingga tubuh kami.
Semua orang menghujat seketika.
Termasuk saya dan sang anak kecil di samping ayahnya tadi !
Nampak sang ayah berusaha menenangkan anaknya.
Saya yang berdiri disampingnya tak kuasa untuk tidak mendengarkan percakapan ayah & anak ini.
_"Sudah nak, jangan marah-marah memaki begitu, gak baik itu, hayo sabar dan memaafkan"_ kata ayahnya santun walaupun separuh kakinya juga terkena muncratan air.
_"Tapi dia kurang ajar, Pa !"_ dia kotori orang-orang, si anak berargumen.
Sombong bener pakai mobil tanpa menghargai orang.
_"Ya sudah, selesaikan marahnya ya._
_Marah dan memaki itu tidak prnh menyelesai-kan masalah"_ sang ayah berkata tetap dengan nada santun.
_"Begini Nak, kita marah itu *energy negative* yg keluar dari diri kita._
_Ingat, dunia ini bulat ...... dan ingat satu lagi *energy itu kekal.*_
_Sekali energy itu tercipta, mereka akan terus ada dan karena kehidupan itu berputar, energy itu akan *kembali ke diri kita sendiri*"_
_"Apa yang kamu *berikan* pasti akan *kembali* lagi ke kamu._
_Jadi kalau kamu memberikan *kebaikan* kepada semesta, kepada orang lain, sesungguhnya kamu memberikan *kebaikan kepada diri kamu sendiri.*_
_Kalau kamu memberikan energy *negative* kepada orang lain, sesungguhnya kamu sedang memberikan *"kesialan"* dalam hidupmu"._
Saya terdiam termangu mendengarkan.
Sang ayah melanjutkan.
_"Mulai sekarang kamu harus bisa mengeluarkan *energy hanya yang positif.*_
_Misalnya, *doakan* orang tadi agar selamat sampai di rumah._
_Ingat selalu *Ikhlas* dalam berdoa, *ikhlas itu energynya positif.*_
_*Doakan* semua orang yang berteduh di sekeliling sini juga agar selamat sampai dirumah dan tidak terkena penyakit"._
_*Doakan* pengemis dipinggir jalan._
_*Doakan* apa yang kamu lihat._
_*Doakan* anak sekolah yang baru pulang._
_*Doakan* tukang sapu jalanan._
_*Semua yang kamu lihat doakan.*_
_Percayalah hidupmu akan *lurus, mudah, dan selamat dunia akhirat.*_
_Papa selalu mencari uang *halal* untuk keluarga, siang malam semua papa *doa* kan._
_Mama mu juga demikian, bahkan selagi menanak Nasi dia *berdoa*, dia ucapkan doa baik buat *Petani yang menanam, doakan Pedagang yang berjualan, doakan Pengendara yang membawa beras ini, doakan Petani yang menggiling padi menjadi beras.*_
_Bahkan Ikan yang dimasakpun mama selalu mendoakan, sehingga *apa yg kita makan sudah di syukuri sudah di ikhlaskan*, sudah di seimbangkan._
_Kamu ngerti kan ?_
_Sang ayah mencoba menekankan perkataannya agar si anak faham._
Anak tadi termangu.
Tak lama ayahnya menerima telpon tanpa saya jelas mendengar percakapanya, hanya beberapa kata terdengar oleh saya : ....... _iya, saya deket lapangan Golf Rawamangun, iya, iya, iya._ itu yang saya dengar.
_Berapa ? ....... 5 menit, iya kami tunggu._
Hujan tidak reda juga dan semenit kemudian, sebuah *Alphard* warna hitam tepat berhenti didepan mereka dan pintu terbuka.
_Mamaaa .....!!!!_ kata sang anak sambil naik kemobil tersebut.
Kemudian supir mobil tersebut keluar, bertukar posisi dengan sang ayah.
Sang supir membawa motor dan sang ayah mengemudikan mobil tersebut.
Saya termangu lama menyaksikan fenomena ini, ada beberapa orang juga yang memperhatikan seperti saya.
Sang ayah santun sekali, karena kami semua *disapa* dengan kalimat, permisi, mohon maaf ya, kami duluan, permisi.
Hampir ke semua orang yang ada disekitar dia dan ada beberapa yang dia salami.
Melihat itu pikiran saya melayang, eehhhmmm ....... rupanya ini *TRAINING DAY* sang ayah ke anaknya untuk melihat sisi lain dari kehidupan, entah mengapa saya merasa malu, saya tutup wajah saya dengan helm, saya senang sekali pelajaran *parenting* yang diajarkan olehnya ke anaknya.
Saya berkata dalam hati, terima kasih ya Tuhan Allah.....,dan hari yang luar biasa untuk pelajaran yang didapat. 😇🙏
Note :
Ini Realita atau Narasi ?
Adakah bapak yang bijak & luar biasa seperti ini di Jakarta ?
*Mudah2an bermanfaat bagi semua tentang artikel ini*
Sabtu, 13 Oktober 2018
1810142. Perang Nyamuk.
Perang Nyamuk
Copas dari Kak Opet Safitri
Perlu dicoba nih..
=====================
Kalo boleh sharing, kami sudah 8 tahun tidak pernah fogging dan tidak pernah punya masalah dgn nyamuk. Ini yg kami lakukan, baik di rumah dan di hotel. Di hotel awalnya fogging 3 x seminggu, tapi tidak efektjf dan masalah nyamuk jadi gangguan. Hotel yang luas nya 4 hektar dgn kebun yg luas banyak pohon, juga tidak pernah fogging selama 5 tahun terakhir dan tidak punya masalah nyamuk lagi.
1. Tampung air, boleh air sumur, air hujan atau air pdam di ember/bekas cat/atau apa saja. Taruh di tempat agak gelap/pojok/sekitar pohon di mana nyamuk senang berada
2. 6 hari kemudian, saring air tersebut menggunakan saringan teh, akan banyak jentik nyamuk
3. Buang jentik tersebut ke dataran kering agarmati, atau kasi makan ikan
4. Air bekas saringan tadi, taruh lagi di tempat yang sama
5. 6 hari kemudian, saring lagi, jentik akan lebih banyak dari minggu pertama
6. Sisa saringan di taruh lagi, begitu seterusnya. Puncak jumlah jentik biasanya, minggu ke 3 dan ke 4, setelah itu jentik akan terus berkurang, karena populasi nyamuk semakin berkurang
KUNCI nya,
1. pakailah air yg sama terus, karena air tersebut sudah mengandung unsur yg mengundang nyamuk untuk bertelur disana.
Jika air sudah semakin sedikit, bisa di tambahkan
2. HARUS 5 atau 6 hari di panen, jika lewat, maka keburu jadi nyamuk.
Begitu yg kami lakukan sehingga tidak perlu fogging yg nota bene kurang bagus juga untuk kesehatan manusia dan binatang peliharaan.
Selamat mencoba dan semoga bermanfaat. Rumah kami bebas nyamuk, hotel tempat kami kerja juga hampir bebas nyamuk tanpa harus fogging sekali pun selama 5 tahun terakhir.
👌🏾👌🏾
1810132. Mengangkat Kaki" Selama 15 Menit Setiap Malam, Tidak Disangka "Efeknya Sangat Luar Biasa"!
*"Mengangkat Kaki" Selama 15 Menit Setiap Malam, Tidak Disangka "Efeknya Sangat Luar Biasa"!*
Lakukan Sekarang Sebelum Terlambat!
Kamu pasti gak akan percaya! Cukup dengan mengangkat kakimu selama 15 menit setiap malam sebelum tidur, kamu akan merasa fisik kamu bugar, energi kamu bertambah dua kali lipat, berbagai macam gangguan seperti sembelit, gangguan pencernaan, pembesaran prostat, dan lain-lain akan sembuh dengan sendirinya! Cukup 1 gerakan, kamu akan terhindar dari ratusan penyakit! Tapi syaratnya harus dilakukan secara rutin untuk 2-3 bulan!
Jangan sepelekan tindakan kecil seperti ini! Kamu belum tahu fungsinya bagi tubuh!
*1. Mendetoksifikasi hati dan ginjal*
Pada saat kakimu terangkat di atas, darah akan mengalir kembali ke hati dan ginjal. Hal ini dapat membantu ginjal dan hati bekerja lebih baik untuk mendetoksifikasi racun dalam tubuh dan meningkatkan metabolisme.
*2. Menambah energi*
Pada saat kaki terangkat, sel-sel tubuh akan teraktivasi seperti pada saat olahraga, sehingga tubuh akan lebih berenergi.
*3. Melancarkan aliran darah*
Pada saat kaki terangkat ke atas, darah bisa mengalir tanpa hambatan, alhasil metabolisme pun meningkat.
*4. Menyehatkan jantung dan menstabilkan tekanan darah*
Pada saat kaki terangkat, kita melatih otot inti kita bernafas dan meringankan kerja jantung, alhasil nyeri dada pun akan hilang. Pada saat bersamaan, jantung menjadi lebih sehat, tekanan darah stabil dan dapat membantu mengurangi stress!
*5. Menurunkan lemak darah dan menstabilkan gula darah*
Pada saat kaki terangkat ke atas, tubuh akan mengeluarkan keringat, yang otomatis mengeluarkan racun dan membakar lemak di dalam tubuh. Pada saat bersamaan, limpa kita juga akan terlatih dan fungsi limpa pun meningkat sehingga gula darah dapat terkontrol dengan baik.
*6. Meningkatkan fungsi reproduksi*
Pada saat kaki terangkat, usus akan bergerak dan kandung kemih juga menjadi lebih kuat, fungsi fisiologis pria dan wanita pun meningkat.
*7. Melatih tulang belakang dan mencegah kerusakan sendi*
Pada saat kaki terangkat, tulang belakang menjadi lurus dan aliran darah menjadi lancar, alhasil sumsum tulang dapat bekerja lebih baik. Tidak ada lagi masalah bone spur atau degenerasi sendi. Tulang dan sendi menjadi sehat dan kuat.
*8. Mengobati insomnia*
Pada saat kaki terangkat ke atas, organ-organ tubuh dapat di 『reset』 kembali ke fungsi normal. Saatnya untuk tidur, otomatis tubuh akan memerintahkanmu untuk tidur, tidak ada lagi masalah gangguan tidak bisa tidur!
Oke langsung aja, ini dia caranya!
1. Baring lurus di tempat tidur, kedua tangan diletakkan di atas perut, kedua kaki dirapatkan
2. Angkat kaki ke atas dan lutut ditekuk 90 derajat
3. Pertahankan posisi ini selama 15 menit
Ingat! Sebelum dan sesudah melakukan gerakan ini, minum air hangat sekitar 300 ml, tenang, tetap santai, bernafaslah seperti biasa, jangan tahan nafas, gunakan tenaga dari pinggang dan otot intimu!
http://www.cerpen.co.id/post_142885.html



















